Akhirnya RDS (Sekda Kota) Masuk Bui

625

Caption Foto  : Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Akmal Abbas.

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Setelah pihak Kejaksaan Negeri Kota Jaayapura melakukan pemanggilan terhadap RDS yang kini masih berstatus sebagai Sekda Kota Jayapura untuk menjalani pidana penjara selama enam tahun dari Mahkamah Agung, RDS pun menyerahkan diri dan masuk bui (Lapas Abepura) sejak Sabtu (18/11/2017) sore.
Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Akmal Abbas saat dihubungi via selulernya mengungkapkan bawa terdakwa kasus dugaan korupsi berinisial RDS datang sendiri ke Lembaga Pemasyarakatan Klas 2a Abepura sebelum dilakukan pemanggilan paksa oleh pihaknya.
“Dia (RDS) sudah berada di Lapas dengan dimana RDS sendiri yang datang sendiri tanpa ada paksaan, ” ungkap Akmal Saat di hubungi melalui telepon seluler, Sabtu (18/11) malam.
Kata Kamal, bahwa kepada terdakwa sudah dilakukan pemanggilan sebanyak dua kali namun yang bersangkutan tidak datang. Namun sebelum melakukan pemanggilan yang ketiga kalinya, RSD langsung mendatangi Lapas tanpa ada pemaksaan.
“Kita sudah dua kali  melakukan pemanggilan namun sebelum yang ketiga kali dengan dilakukan penggilan paksa dia datang sendiri setelah mengikuti kegiatan di luar kota, “jelasnya.
Sekedar diketahui, bahwa RDS sempat divonis bebas pada persidangan di PN Jayapura tanggal 21 September 2015 atas dakwaan korupsi dana pengadaan kain batik di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura Tahun 2012. Dalam kasus tersebut, RDS didakwa telah mengakibatkan kerugian negara Rp.1,7 milliar.
Pasca putusan bebas tersebut kejaksaan melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. Dan dalam putusannya, Mahkamah Agung menvonis 6 tahun penjara terhadap RDS.
Majelis hakim di Mahkamah Agung (MA) meyakini RDS telah melanggar pasal 225 KUHP Tindak Pidana Korupsi Nomor 487/pidsus/2016 korupsi anggaran belanja daerah (APBD) Kota Jayapura tahun anggaran 2012 dan tahun anggaran 2013.(ridwan/ahmadj)