Giliran Wings Air jenis ATR Tergelincir di Bandara Douw Aturure

616

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Setelah pada Rabu (08/11/2017) lalu terjadi insiden pecah ban pada pesawat udara Dimonim Air, insiden kembali terjadi di Bandara Douw Aturure Nabire. Kali ini pesawat Wings Air jenis ATR 72-500 PK WFP tergelinccir pada Senin (13/11/2017) sekitar pukul 09.32 WIT.

Pesawat Wings Air jenis ATR 72-500 PK WFP terbang dari Bandar Udara Pattimura Ambon dan mendarat di Bandara Udara Nabire Douw Aturure.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa dalam insiden tergtelincirnya pesawat yangt mengtangtkkut 52 orang penupang tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Diceritaakan, tergelincirnya Pesawat Wings Air Jenis ATR 72-500 WFP dengan Pilot Suwandi dan Co Pilot Eka Radhitya yang membawa penumpang sebanyak 52 orang terdiri dari 48 dewasa, 3 anak dan 1 balita, setelah terbang dari Bandar Udara Pattimura Ambon.

“Saat mendarat di landasan pacu Bandara Nabire berjalan dengan baik akan tetapi pada Kilo Meter 800 Pesawat mengalami kerusakan pada  WHEN LENDING NOSE WHEAL VIBRATION A/C DROP ON RIN dan TORQUE LINK  yang berhubungan TIRING/Setir Pesawat, Sehingga ban pesawat bagian depan tidak dapat berfungsi dengan baik dan terseret sekitar 60 Meter kemudian berhenti di Km 860 landasan pacu Bandar Udara Nabire,” ceritanya kepada PapuaSatu.com, Senin (13/11/2017).

Setelah semua awak pesawat dan penumpang dievakuasi dari TKP menuju ruang kedatangan Bandar Udara Nabire, pesawat yang mengalami kerusakan di dalam landasan pacu langsug dievakuasi dengan bantuan mobil Damkar Bandar Udara Nabire ke Apron Area/Tempat Parkir Bandara Nabire.

“Setelah proses evakuaasi pesawat, kegiatan penerbangan di Bandar Udara Nabire  kembali berjalan dengan normal,” jelasnya.(ahmadj)