Injil Telah Menjadi Darah Daging Orang Papua

592

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Perayaan Hari Pekabaran Injil ke 163 tahun 2018 merupakan sebuah anugerah historis yang harus  disyukuri sebagai rasa terima kasih dan hormat atas kebesaran Tuhan yang telah memberikan kerajaannya di atas tanah Papua.

“Jadi, sukacita yang hari ini kita alami adalah sebuah anugerah historis yang kita syukuri sebagai rasa terima kasih dan hormat kita bagi kebesaran Tuhan sebab Dia yang telah memberikan kerajaannya kepada kita di atas tanah Papua ini,” kata Gubernur Provins Papua, Lukas Enembe,S.IP MH saat ibadah HPI ke 163 Tahun 2018 di stadion Mandala, Kota Jayapura, Senin (5/2/2018).

Dijelaskn, Injil telah diberitakan sejak peradaban Otto dan Geisler di tanah mansinam 163 tahun yang lalu. Apakah berita penyebaran injil saat ini masih ada? Hamba – hamba Tuhan masih memikirkan untuk melayani umat, memberitakan injil bagi orang lain. Apakah masih ada hari ini? Ini persoalan yang luar biasa.

“Tanah ini negeri ini telah di meteraikan dengan doa sulung Otto dan Geisler dalam nama Allah kami menginjak kaki di tanah ini. Oleh karena itu kita tidak terlambat untuk memberitakan injil tentang keselamatan bagi setiap orang yang datang ke Papua dia harus tahu bahwa negeri ini penuh injil,” tegas Enembe.

Gubernur Lukas Enembe juga mengingatkan kepada seluruh hamba Tuhan di atas tanah Papua agar terus memberitakan injil keselamatan semua masyarakat Papua dan berkelahi karena jabatan gereja, jabatan politik, pemerintahan.

“Ya, saya ingin katakana begitu karena pemimpin gereja sering berkelahi, umat dengan umat berkelahi terjadi dimana – mana di tanah Papua. Injil begitu masuk di negeri ini luar biasa, jamannya seperti apa injil masuk di negeri ini,” ujarnya

“Saya minta kepada kita semua umat Tuhan diatas tanah ini siapapun dari sinode, dedominasi gereja dari 40 lebih sinode di tanah Papua maupun orang papua yang hidup di negeri ini yang merasakan kehidupan hari ini dengan diberkati firman Tuhan luar biasa, firman Tuhan menegur kita,” katanya.

Enembe menjelaskan, masyarakat Papua harus bersyukur kepada Tuhan karena HPI ke 163 tahun 2018 ini kita diingatkan untuk kembali pada jemaat mula – mula, begitu semangatnya orang tua kita memberitakan berita keselamatan.

“Oleh karena itu hari ini hari pekabaran injil 163 tahun 2018 waktu yang panjang sekali berita tentang keselamtan di bumi cenderawasih ini,” jelasnya. [piet/loy]