Komisi V DPR Papua Mulai Susun Strategi Program Persiapan PON 2020

919

Caption Foto : Ketua Komisi V DPR Papua, Yan Permenas Mandenas, S.So.M.Si didamping Wakil Ketua Maria Dwitauw, saat memberikan keterangan pers di ruang  Komisi V, Rabu (15/11/2017) tadi sore. (Loy/PapuaSatu.com)

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Setelah terpilih sebagai Ketua Komisi V DPR Papua, Yan Permenas Mandenas dalam sidang Paripurna DPR Papua, pada Rabu (14/11/2017) kini mulai menyusun strategi terhadap persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.

“ kepemimpinan kami bertiga yang baru di Komisi V DPR Papua akan mencoba melakukan evaluasi program yang sudah berjalan. Namun program prioritas yang paling utama  adalah PON 2020,” kata Ketua Komisi V DPR Papua, Yan Permenas Mandenas, S.Sos.M.Si, Rabu (15/11/2017).

Dikatakannya, pelaksanaan PON 2020 tidak tidak menunggu lama lagi sehingga Komisi V akan segera berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi dalam rangka mengevaluasi kesiapan dan ketersediaan anggaran, ketersediaan fasilitas yang akan dibangun.

“ kami akan melakukan koordinasi  terutama bagaimana mencari sumber-sumber anggaran yang lain untuk menambah proses persiapan dan pelaksanaan PON 2020 nanti,” katanya.

Intinya, lanjut Mandenas, Komisi V DPR Papua akan tetap intens berkoordinasi dengan pemerintah agar pelaksanaan PON dapat segera di genjot lebih cepat, mengingat waktu sudah mulai dekat.

“ kita sudah menghadapi akhir tahun 2017 dan kini sudah mulai memasuki 2018. Nah, kesiapan PON ini boleh dikatakan masih sedikit berjalan lambat. Jadi kami dari Komisi V harus genjot terus dengan harapan Dinas terkait dalam hal Diaspora Papua lebih intens berkomunikasi  kepada semua pihak tidak single fyther untuk melaksanakan loby-loby dalam rangka mempersiapkan PON,” ujarnya.

Mandenas pun berharap agar PB PON yang sudah ada harus segera dikonsolidasikan secara baik dan diinformasikan secara baik yang kemudian membangun komunikasi dengan Gubernur, Kemenpora, DPR RI lebih khusus lagi di DPRP.

“ tujuannya supaya kita sama-sama berjalan untuk mendorong  agar kesiapan pelaksanaan PON 2020 nantu bisa terpenuhi dan bisa tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama,” papar Mandenas.

Untuk mempercepatan proses persiapan pelaksanaan PON 2020, Mandenas mengaku, pihaknya meminta Dispora untuk mendampingi Komisi V DPR Papua bertemu dengan pihak Freeport, untuk membahas masalah PON 2020 terutama kesiapan.

Bahkan  kata dia, pertemuan nanti juga meminta dukungan Freeport dalam rangka mempebaiki beberapa kebutuhan-kebutuhan yang sampai hari ini pemerintah provinsi masih terus meloby dan terus masih mencari sumber-sumber anggaran yang bisa membiayai pembangunan venyu-venyu dan kesiapan PON dari sisi administrasi dan lain-lain.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Dwitauw mengatakan,  pihaknya akan terus mengawal proses  pelaksanaan PON 2020 yang tinggal beberapa tahun lagi telah dilaksanakan.

“ fungsi kami di komisi  V akan terus mengawal seluruh jalannya pembangunan venue-venue PON sampai pembangunan stadion utama yang lagi di bangun di kampung Harapan,” tandasnya. (loy)