Polres Pegunungan Bintang Fasilitasi Kepulangan Warga dan Mahasiswa

0
127
Sekitar 20 warga yang terdiri para mahasiswa pelajar saat difasi oleh Polres setempat saat difailistasi untk pulang kampung.
Sekitar 20 warga yang terdiri para mahasiswa pelajar saat difasi oleh Polres setempat saat difailistasi untk pulang kampung.

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Agar para mahasiswa dan masyarakat dari Distrik Oksop terhindar dari upaya provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggjawab terkait pengrusakan dan pembakaran di Oksibil, sekitar 20 orang warga yang diantaranya terdapat mahasiswa dan pelajar, difasilitasi aparat Polres Pegunungan Bintang untuk pulang ke kampung halamannya, Minggu (29/9/19).

Pemulangan warga tersebut difasilitasi Kapolres Pegunungan Bintang melalui Kasat Intelkam Iptu Suhardi, S.H menggunakan tiga unit mobil dinas Polres Pegunungan Bintang.

Adapun yang ikut dalam rombongan tersebut, Kasat Intelkam Iptu Suhardi, S.H, Kasubag Pers Bag Sumda Ipda Budi Wahyono, Kepala Kampung Oktumi Piter Tapyor, Anggota Polres Peg. Bintang 9 orang, Kepala Kampung Oktumi, Mahasiswa USTJ 4 orang, Pelajar SMP dan SMA, Masyarakat distrik Oksop.

Dalam hal ini, anggota Polres Pegunungan Bintang menjemput Mahasiswa dan masyarakat di jalan Okpol, dan selanjutnya menuju ke Distrik Oksop.

Kepala Kampung Oktumi Piter Tapyor dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada Polri, terutama Polres Pegunungan Bintang melalui Kasat Intelkam yang telah mengantarkannya bersama warga lainnya untuk sampai ke distrik Oksop.

“Kalau bisa hal – hal seperti ini terus ditingkatkan karena kami sangat terbantu dengan kendaraan yang bisa mengantarkan kami sampai di kampung,” ungkapnya

Tujuan masyarakat dan mahasiswa tersebut kembali ke kampung halamannya yakni untuk menghindari para mahasiswa dari isu – isu yang berkembang, baik terkait aksi pengrusakan dan pembakaran yang terjadi di Oksibil, maupun aksi anarkisme yang terjadi di Papua.

Terutama adalah agar mahasiswa dan pelajar tidak ikut-ikutan aksi yang melawan hukum.

Kasat Intelkam Polres Pegunungan Bintang Iptu. Suhardi, S.H dalam menyampaikan kepada seluruh masyarakat kampung agar tidak terprovokasi dengan berita bohong yang saat ini beredar di masyarakat.

“Tentang kejadian aksi pengrusakan dan pembakaran di Oksibil, sebab kejadian tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang mabuk,” ungkap Kasat.

Kasat juga meminta agar disampaikan kepada para mahasiswa agar segera kembali jika telah selasai liburan dan juga jangan sampai ikut terlibat dalam aksi – aksi lain yang dapat menyebabkan situasi di Kabupaten Peg. Bintang menjadi tidak kondusif.[yat]