Seorang PNS MRP Tewas Terlindas Mobil Truk

858

Caption Foto : Terlihat pengendara sepeda motor tewas saat terlindas mobil di jalan Raya Sentani, tepatnya di depan lapangan Trikora Abepura, Selasa (31/10) malam sekitar Pukul 20.30 WIT. (Ist/PapuaSatu.com)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Malang nasib dialami Rosalinda Amanda Yoku (31) salah satu Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Majelis Rakyat Papua (MRP),  tewas usai terlindas mobil Truck di jalan Raya Sentani, tepatnya di depan lapangan Trikora Abepura, Selasa (31/10) malam sekitar Pukul 20.30 WIT.

Peristiwa kecelakaan itu, kepala korban ditemukan hancur dan berhamburan di jalan akibat terkena terlindas mobil Truk Mitsubishi dengan nomor kendaraan DS 9661 AD yang dikendarai Abdul Rahman.

Perwira urusan Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian naas itu, dan kini kasus kecelakaan tersebut tengah ditanan Unit Satuan Lalulintas Polsek Abepura.

“ kasus kecelakaan itu sudah ditangani oleh Penyidik dari unit Lalulintas Polsek Abepura, sementara untuk barang bukti Motor dan Mobil Truck sudah diamankan, sedangkan Pengemudi teruck sudah mendekan guna dimintai keterangan labih lanjut,” Ungkapnya Rabu (1/11) sore.

Jahja menuturkan Kronologi kejadian dimana korban Rosalinda Amanda Yoku datang dari arah Waena menuju Abepura dengan menggunakan Sepeda Motor Yamaha Mio DS 4992 RD.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban hendak belok kanan  dengan tujuan kembali kearah Waena melalui celah median jalan. Disaat bersamaan datang Mobil truck Mitsubishi DS 9661 AD yang di kendarai Abdul Rahman dari arah berlawanan yakni, dari Abepura menuju Waena dengan kecepatan normal.

Namun karena jarak terlalu dekat saat korban memutarkan sepeda motor miliknya sehingga mobil tak bisa mengendalikan mobil yang dikendarainya. “Saat itulah mobil Truk menabrak morot yang dikendarai korban,” tuturnya.

Menurut Jahja, dari laporan yang diterima bahwa pengemudi truk sempat menghindar dengan membanting stik kearah Kiri, namun sudah terlambat lantaran jarak sudah sangat dekat.

“Tabrakan ini tidak terhindarkan  lagi dan ban belakang mobil teruk melindas korban di bagian kepala, sehingga korban meninggal di tempat kejadian perkara,”  jelas Jahja.

Dengan peristiwa tersebut, Jahja menghimbau kepada seluruh pengendara baik roda dua maupaun roda empat agar selalu menjadi plopor berlalulintas bagi diri sendiri demi keselamatan orang lain dan terlebih khusus dirinya sendiri dengan mentaati aturan-aturan berlalulintas yang baik. (mad/nius)