Tim Ekspedisi NKRI Evakuasi Pasien Dari Pelabuhan Ke RSUD Kepi

490

Jayapura, PapuaSatu.com – Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi membantu proses evakuasi pasien seorang ibu yang mengidap penyakit TBC, Ibu yang bernama Germana berusia + 45 tahun ini dibawa dari pelabuhan Distrik Obaa menuju RSUD kota Kepi, dengan menggunakan Speedboat pada pukul 10.00 WIT, Sabtu (19/8).
Kondisi pasien membutuhkan penanganan cepat karena kondisi pasien yang sangat menahan rasa sakit. Menurut Rianto (±27 tahun) PMK Puskesmas kampung kotiak Distrik Passue yang turut mengantar pasien, “sebelum pasien tiba di pelabuhan distrik Obaa, pasien dirujuk dari Puskesmas kampung kotiak distrik Passue karena keterbatasan fasilitas kesehatan dan kebutuhan obat-obat yang dibutuhkan tidak ada.
Karena kondisi pasien yang sudah tidak kuasa menahan rasa sakit, akhirnya pasien segera dievakuasi dengan menggunakan speedboat yang menempuh perjalanan selama 1 jam, dikarenakan transportasi yang bisa dilalui antar distrik hanya menggunakan transportasi air.
Kegiatan evakuasi di pelabuhan distrik Obaa dibantu oleh Tim Pengabdian Masyarakat dan Sosial Budaya Ekspedisi NKRI subkorwil 2/ Mappi yang bertepatan dengan giat pengambilan data sekunder jalur tansportasi air antar distrik di pelabuhan distrik Obaa. Suasana pelabuhan yang sangat ramai dengan kegiatan penurunan barang-barang dari kapal menyebabkan aktivitas proses evakuasi tidak terlalu diperhatikan masyarakat sekitar pelabuhan.
Tim ekspedisi NKRI yang berada disana bergerak dengan cepat untuk membantu menurunkan pasien dari speedboat dan langsung menghubungi pihak RSUD kota Kepi agar segera mendatangkan ambulan ke pelabuhan. Selama 15 menit menuggu akhirnya ambulan datang ke pelabuhan Distrik Obaa.
Setelah ambulan tiba peserta ekspedisi langsung membantu mengangkat pasien ke dalam ambulan, perjalanan ditempuh selama 15 menit menuju RSUD Mappi dari pelabuhan distrik Obaa. Menurut Abdul Rojak Harahap salah satu peserta ekspedisi yang ikut membantu evakuasi pasien, “jika lingkungan sekitar kita membutuhkan kita, kita harus membantu, karena mereka saudara kita”. (Abe)