Tugas dan Tanggung Jawab Harus Benar- Benar Dilaksanakan

286
?

Caption Foto :  Suasana Upacara Hari Kesadaran Nasional di halamanan Kantor Bupati Keerom, Selasa (17/10/2017). (Rahayu/PapuaSatu.com)

KEEROM, PapuaSatu.com– Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom bersama TNI dan Polri melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17 Oktober yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Keerom, Selasa (17/10/2017)

Upacara tersebut terlihat kebersamaan, persatuan dan kesatuan antara ASN, TN dan Polri yang merupakan gardan terdepan NKRI, sehingga dengan upacara yang dilakukan setiap bulan benar-benar dapat dihayati tentang manfaatnya dan kebersamaan dalam berkarya.

Wakil Bupati Keerom MUH Markum, SH dalam arahanya mengatakan, kebersamaan dan persatuan menjadi sebuah tanggungjawab bersama dilakukan oleh ASN, TNI dan Polri. Sebab dengan pekerjaan yang begitu berat dan tantangan yang begitu banyak tidak dapat dikerjakan dengan dua orang saja atau ASN.  “Dengan kehadiran TNI/Polri di Kabupaten Keerom pastidapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya bila bersama-sama dengan ASN dilingkungan pemerintah kabupaten Keerom,” katanya.

Menurutnya, upacara hari kesadaran Nasional bukan hanya sekedar berkumpul, berbaris rapi, hormat dan tata urutan upacara, namum upacara merupakan media positif untuk membangun dan mencapai tujuan bersama seperti yang dilakukan secara rutin dan konsisten oleh ASN, TNI dan Polri selama ini.

“Komitmen disiplin merupakan salah satu unsur kesuksesan, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita kepada masyarakat, bangsa dan Negara. Sebab dengan komitmen dan disiplin akan memudahkan kita semua memahami visi dan misi dan sasaran organisasi, sehingga mencapai target kinerja yang masing-masing dapat dioptimalkan,” ujarnya.

Untuk itu, Markum berharap kepada seluruh peserta ASN, TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Kabupaten Keerom agar memiliki rasa kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan.  “dengan kepekaan dan kepedulian akan memberikan dampak yang positif dalam pandangan masyarakat,” pungkasnya (rhy/ahmadj)