Akses Jalan Dan Ketersediaan Listrik Jadi Kendala Utama Di Venue Paralayang

24

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Venue paralayang yang terletak di Kampung Buton Skyland masih memiliki beberapa kekurangan yakni akses jalan yang belum rampung dan belum adanya ketersediaan listrik. Akses jalan yang menuju ke venue paralayang sepanjang 600 meter masih sementara dikerjakan dan ditata oleh Dinas PUPR Provinsi Papua.

Ketua Pansus PON XX & PPN XVI, Kamasan Jack Komboy bersama tim saat meninjau lokasi tersebut menilai jalanan tersebut cukup terjal dan meminta PUPR Provinsi Papua segera menyelesaikan pekerjaan penataan jalan tersebut sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

“Saya harap hal itu harus segera dilaksanakan karena event makin hari makin dekat,” katanya, Jum’at (17/9/21).

Kendati demikian, Jack berikan apresiasi kepada Dinas PUPR Provinsi Papua karena dalam waktu 1 minggu sudah menunjukkan hasil kerja yang baik.

“Kita lihat apa yang dikerjakan Dinas PUPR cukup cepat dan kita apresiasi itu. Namun untuk target penyelesaian tanggal 23 September, kalau bisa pekerjaannya dipercepat lagi agar pada saat event sudah tidak ada masalah lagi,” ujar Jack.

Selain akses jalan, masalah lain yang ditemukan adalah belum adanya ketersediaan listrik. “Tadi kami juga jumpa dan berdiskusi dengan pihak PLN, dari hasil diskusi itu kami temukan bahwa komunikasi antara PB PON dan Disorda Provinsi Papua terkait pemasangan instalasi listrik di venue-venue masih kurang,” bebernya.

Jack menerangkan, pihak PLN mengakui bahwa mereka belum mendapatkan data yang jelas tentang kebutuhan daya listrik di venue-venue perhelatan PON. “Kita berharap instansi-instansi tersebut segera komunikasikan hal ini dengan baik kepada PLN agar jangan sampai listrik belum terpasang pada saat perhelatan berlangsung,” terang Jack.

Menurut Jack, saat ini seharusnya ketersediaan listrik di semua venue sudah tidak jadi kendala karena perhelatan PON sudah didepan mata. “Saya lihat ini karena kurangnya komunikasi, jadi saya harap segera dikomunikasikan agar kebutuhan-kebutuhan listrik disetiap venue segera dilengkapi,” pungkasnya.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Penbangnan Prasarana di Venue Paralayang, Mustafa mengatakan venue paralayang sendiri dikerjakan oleh PB PON, tetapi akses jalan masuk sepanjang 600 meter belum selesai.

“Kontruksinya ini yaitu timbunan karang urugan pilihan, setelah itu baru kita timbunan agregat kasar. Kami dikasih waktu target pengerjaan sampai tanggal 23 September,” tuturnya.

Mustafa jelaskan untuk timbunan urugan pilihan ini sudah diselesaikan sepanjang 300 meter. “Mungkin kalau lembur sebentar malam, besok pagi sudah selesai. Hari minggu dan senin tinggal dilanjutkan dengan agregat kasar jadi sebelum tanggal 23 September kami optimis bisa selesai semua,” tutup Mustafa. [ayu]