
TIMIKA, PapuaSatu.com – Panitia Khusus Pekan Olahraga Nasional XX & Pekan Paralimpiade Nasional XVI (Pansus PON XX & PPN XVI) tahun 2021 menemui sopir-sopir yang nantinya akan mengoperasionalkan bus-bus PON di Kabupaten Mimika, Jum’at (10/9/21).
Anggota Pansus PON XX & PPN XVI tahun 2021, Fauzun Nihayah, S.HI, MH mengatakan pihaknya menemui sopir-sopir bus tersebut untuk memastikan kesepakatan atau MoU yang jelas.
“Tadi dikatakan bahwa pihak ketiga yang mengontrak mereka dan gajinya pun sudah disepakati, namun nominalnya tidak disampaikan. Mereka sendiri akan berada di Papua selama 65 hari,” katanya pada awak media di Hotel Amole 2, Kabupaten Mimika.
Sopir-sopir bus tersebut sebagian besar didatangkan dari kota Malang-Jawa Timur dan berjumlah 84 personil.
“Dari jumlah yang ada kan ternyata ada kelebihan 30 orang. Itu ternyata mereka sebagai co sopir atau kondektur. Cuma dari pihak perhubungan hanya dipakai 54 orang. 30 yang lebih tolong pihak pemda dalam hal ini dinas perhubungan untuk dipikirkan juga,” terang Fauzun.
Para sopir bus juga bercerita bahwa mereka mendapatkan pelayanan luar biasa dari Pemda Mimika. “Mereka diurus dengan baik, disiapkan tempat penginapan, kecuali yang 30 orang tadi ya karena diluar MoU yang ada tapi mereka juga sudah mencari jalan sendiri,” ujarnya.
Ia berharap sopir-sopir tersebut dapat dibekali dengan baik agar dapat mengetahui lingkungan di kabupaten Mimika mengingat mereka yang nantinya akan mengantar para atlit untuk bertanding maupun ke wisma.
“Mereka kan ibaratnya orang baru di kabupaten Mimika jadi belum paham arah-arah jalan jadi penting untuk terlebih dahulu diberikan bimtek sekaligus pendampingan dari sub PB PON di Mimika, sekaligus kami berharap segera bisa test drive,” harap Fauzun.
Ditempat yang sama, Anggota Pansus PON XX & PPN XVI tahun 2021, Mega Mansye Flora Nikijuluw, SH mengungkapkan para sopir meminta agar diberikan jaminan keamanan.
“Mereka melihat kondisi di Papua seperti apa, mendengar keamanan kurang terjamin sehingga dalam hal keamanan mereka minta di back up dan kami sudah menjawab tadi bahwa keamanan tidak perlu dikhawatirkan karena ada petugas yang menjamin keamanan disini,” ungkapnya.
Mega juga meminta para sopir agar bisa tetap menjaga kesehatan ditengah-tengah pandemi ini. “Harus jaga kesehatan jangan sampai dalam 65 hari ini mereka di Timika, mereka jatuh sakit,” tutupnya. [ayu]










