98 Persen Tingkat Disiplin ASN Papua Sudah Bagus

524

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua 98 persen sudah bagus dari tahun – tahun sebelumnya.
Penjabat sementara Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo mengatakan mayoritas 98 persen tingkat disiplin ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua sudah bagus dan masih ada 2 persen kesadaran disiplin belum bagus.
“Jadi yang minoritas ini tolong segera ditingkatkan, jangan mengikuti aturan sendiri tapi harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan,” katanya Soedarmo saat pimpin apel gabungan perdana bersama ASN Papua di Halaman Kantor Gubernur Papua, Dok II, Kota Jayapura, Senin (5/3/2018).
Dikatakan, jumlah ASN hadir pada saat apel perdana bersama Pjs Gubernur Papua ini cukup banyak, memberikan satu nilai positif bagi Pjs Gubernur dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala daerah di Provinsi Papua selama Pilkada Gubernur Papua 2018.
“Ini kebanggaan saya pertama bahwa begitu saya datang saya ambil apel pertama ditujukan dengan sesuatu yang sangat positif, kami apresiasi pada kegiatan apel gabungan hari ini karena kehadiran ASN dilingkungan Provinsi Papua sungguh luar biasa dan siginfikan,” jelasnya.
Pjs Gubernur Papua juga mengaku bangga dengan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua karena Panca Prasetya Korp Pegawai Republik Indonesia sudah diucapkan sesuai dengan aturan yang sebenarnya dalam Undang – undang ASN.
“Papua sudah pengucapan ini luar biasa, tetapi saya berharap juga bahwa apa yang sudah diucapkan tapi bisa kita resapi dan melaksanakan semua ini tentunya juga pasti bisa menghayati dan diamalkan, ini saya ucapkan terima kasih dan apresiasi,” katanya.
Soedarmo mengharapkan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua tetap pertahankan mayoritas disiplin sudah cukup bagus.
“Masalah disiplin kami berharap tetap dipertahankan mayoritas disiplin sudah cukup bagus, upacara tepat waktu hanya sedikit satu, dua orang masih berkeliaran di jalan saat apel berlangsung, mereka itu masih kurang  kesadaran,” ujarnya. [piet]