Insentif Tenaga Honorer RSUD Dok II Jayapura Segera Dibayar

Caption: Penjabat Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo. Foto : Piet/PapuaSatu.com

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo mengatakan dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Papua segera selesaikan permasalahan insentif bagi tenaga honorer di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Dok II Jayapura.

“Jadi, beberapa hari lalu saya sudah lakukan pertemuan dengan para manajemen dan pegawai di RSUD, Ada banyak hal yang dibicarakan termasuk untuk pembyaran insentif bagi tenaga honorer di RSUD Jayapura,” kata Soedarmo kepada wartawan di Jayapura, Kamis (28/6/2018).

Dikatakan, penunggakan insentif tenaga honorer sangat bermasalah apalagi ini rumah sakit milik Pemerintah yang kurang lebih 6 bulan terakhir para tenaga honoer belum dibayarkan insentifnya.

“Sangat aneh sekali 6 bulan intensif mereka tidak dibayarkan, dan tentu kenapa terjadi demikan seperti ini. Masalah insentif ini tidak boleh ditunggak hingga waktu yang cukup lama seperti ini,” jelasnya.

Kalau cuma satu bulan insentifnya belum dibayarkan itu masih masuk akal. Tetapi sudah 6 bulan sangat tidak masuk akan sekali dan tentu ini berdampak semua terhadap pelayanan kesehatan di RSUd Jayapura ini.

“Bagaimana petugas kesehatan disana mau berkerja disana dengan baik.Sehingga pegaturan, pelayanan serta Standar Oprasional (SOP) di RSUd Jayapura ini sangat tidak ada serta tidak berjalan baik,”tuturnya.

Hal lainnya termasuk tugas-tugsa pokok di masing-masing bidang pelayanan tidak berjalan sehingga perlu dibenahi secara menyeluruh agar semua permasalahn ini segera dituntaskan.

“Jangan ditunda lagi pembayaran insentif, minggu depan saya akan kembali cek lagi, apakah semua permasalahan ini sudah tuntas, termasuk pembayaran insentif tenaga honorer harus segera diselesaikan juga. Kasihan petugas yang berkerja disana, pasti mereka butuh makan dan minum setiap hari termasuk membiayai keluarganya juga, kan kasian sekali,” ujarnya.

Lanjut Soedarmo,sudah menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi Papua untuk membyarakan intensif bagi tenaga honorer di RSUD Jayapura tersebut.Apalagi ini sudah 6 bulan mereka tidak terima honornya.

“Ini masalah yang akan menjadi prioritas tentunya, saya tidak mau ada penundaan lagi pembyaran intensif bagi tenaga honorer di RSUD Jayapura ini. Saya mau semua permasalahan di RSUd Jayapura tersebut tuntas,sehingga tidak berdampak pada pelayanan kesehatan disana,” katanya. [piet/loy]