
TIOM, PapuaSatu.com – Tokoh Masyarakat Kabupaten Lany Jaya dengan tegas meminta kepada pemerintah untuk segera melakukan penindakan hukum kepada Purom Okiman Wenda yang menurut masyarakat di daerah itu, telah melakukan aksi-aksi yang sangat meresahkan masyarakat dan berdampak pada terhambatnya pembangunan di daerah Kabupaten Lany Jaya.
Penolakan tersebut dikeluarkan sejumlah tokoh masyarakat se-Kabupaten Lanny Jaya Hari Selasa (4/11/2018), setelah mengelar pertemuan di Kota Tiom, ibukota Kabupaten Lanny Jaya.
Salah satu tokoh yang mengeluarkan pernyataan penolakan keberadan KKB tersebut adalah Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Lany Jaya, Yele Wenda dalam pernyataannya di sela-sela pertemuan tersebut.
“Sebagai anak asli Baliem, saya mewakili masyarakat Kabupaten Lany Jaya, menolak dengan tegas keberadaan Purom Okiman Wenda di Kabupaten Lany Jaya dan tidak setuju alias memprotes dengan tegas tindakan kejahatan yang dilakukan oleh KKB Pimpinan Purom Wenda kawan-kawanya, karena telah mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Lany Jaya,” ungkapnya tegas.
Kejahatan Purom, lanjutnya, telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), karena telah membunuh masyarakat sipil.
“Kami masyarakat menjadi korban akibat dari ulah Purom Wenda ini. Untuk itu, kami tidak setuju kalau ada orang-orang diluar Kabupaten Lany Jaya yang tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi di daerah kami lalu membuat berita-berita bohong (tipu-tipu) untuk memprovokasi keadaan,” tegas Yele Wenda.
Pernyataan senada diungkapkan Ketua Gereja Baptis Wilayah Tiom, Pdt. Yusuf Kogoya juga, bahwa semua masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya sangat berkeinginan untuk kotanya aman.
“Agar kami bisa menikmati pembangunan yang ada, karena kami ini adalah masyarakat asli Lanny Jaya yang lahir, besar bahkan akan mati juga di Kabupaten Lanny Jaya ini,” tegasnya.
Pdt. Yusuf Kogoya juga dengan tenas menyatakan menolak tindakan kejahatan yang dilakukan oleh KKB, karena tindakan tersebut sangat melanggar perintah agama Kristen, terutama pada 10 hukum Tuhan.
Berbagai tokoh yang hadir pada pertemuan lintas tokoh masyarakat Kabupaten Lany Jaya tersebut, yaitu Yele Wenda (Ketua LMA Lanny Jaya), Matius (Ketua Pemuda Kab. Lany Jaya), Januari Nyoman (Ketua Wilayah Laugika Kab. Lanny Jaya), Yahya Nyoman (Kordinator Organisasi Laugika), Pdt. Yusuf Kogoya (Ketua Gereja Baptis wilayah Tiom), Yakob Wenda (Kepala Suku Kab. Lany Jaya), Indies Wenda (Kepala Distrik Balingga, Kab. Lany Jaya), Yohanes Wenda (Kepala Kampung Balingga, Kab. Lany Jaya), Elindua Murib (Tokoh Gereja Balingga), Bas Tabuni (Kepala Kampung Yumaneri) dan perwakilan Masyarakat Balingga, Kabupaten Lany Jaya.[yat]










