Pemprov Papua Rilis “Lapor Rakyat Sepekan” Gambaran Kinerja Gubernur Mathius Fakhiri Periode 1-6 Desember 2025

Caption : Juru Bicara Gubernur Papua, M Rifai Darus ‎
Caption : Juru Bicara Gubernur Papua, M Rifai Darus ‎

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pemerintah Provinsi Papua kembali merilis program rutin “Lapor Rakyat Sepekan” sebagai bentuk keterbukaan informasi publik dan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Juru Bicara Gubernur Papua, M. Rifai Darus, menyampaikan rangkuman agenda kerja Gubernur Papua Komjen Pol (Pur) Matius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H. selama periode 1 hingga 6 Desember 2025.

Sepanjang sepekan, berbagai agenda strategis dilaksanakan di sektor kesehatan, energi, pangan, ekonomi daerah, pelayanan publik, kepemudaan, adat, hingga kesiapan menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru.

Dimana hal yang menjadi utama bagi Gubernur Papua adalah pertama, Kesehatan didalamnya mengenai HIV/AIDS yang akan jadi Prioritas dan Penguatan Layanan Medis

Menurut Rifai, pada peringatan Hari AIDS Sedunia, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS menjadi prioritas utama Pemprov Papua. Program yang ditekankan meliputi, Penguatan layanan HIV di seluruh fasilitas kesehatan, Ketersediaan obat ARV, Edukasi publik untuk menghapus stigma, Penjangkauan kampung dan wilayah pedalaman.

Gubernur juga meninjau pengaktifan kembali Modular Operating Theatre (MOT) RSUD Abepura dan menghadiri Seminar PERSI Papua untuk menerima rekomendasi teknis terkait pemerataan layanan medis hingga pelosok Papua.

Kedua, lanjut Rifai,  mengenai Pangan, Energi & Kesiapan Nataru: Stok Aman dan Peluncuran Program “Mudik Bebas 2025”

“Gubernur memastikan stok beras aman hingga pertengahan 2026 setelah melakukan inspeksi langsung di Gudang Bulog Papua. Distributor yang mencoba memainkan harga diberikan peringatan keras,” ujarnya.

Di sisi energi, stok BBM dan LPG aman menjelang Nataru 2025, dengan pengawasan ketat guna mencegah penimbunan.

Pemprov Papua juga menyiapkan Program Mudik Bebas 2025, yakni mudik bersubsidi yang disertai perlindungan asuransi penuh. Program ini bertujuan meringankan biaya perjalanan warga, menjamin keselamatan, serta memastikan masyarakat Papua dapat menikmati perjalanan libur Nataru secara aman dan terjangkau. Program tersebut akan diumumkan resmi dalam waktu dekat bersama operator transportasi darat dan laut.

Ketiga, mengenai  Ekonomi Daerah salah satunya daerah  Depapre Menuju Gerbang Ekspor Papua.

Kata Rifai, Gubernur Fakhiri mendorong percepatan relokasi aktivitas peti kemas dari Kota Jayapura ke Pelabuhan Depapre untuk, mengurangi kepadatan lalu lintas kota, meningkatkan PAD melalui aktivitas logistik, membangun Depapre sebagai pusat ekonomi baru, perikanan, dan pariwisata, serta menjadikannya Gerbang Ekspor Papua.

Dalam pertemuan dengan Bank Indonesia Papua, turut disampaikan kesiapan peluncuran SERUNAI 2025, program digitalisasi ekonomi rakyat. Sementara itu, Direktorat Jenderal Pajak memaparkan edukasi perpajakan dan aktivasi Cortex guna memperkuat tata kelola fiskal daerah.

Keempat,  Pemerintahan & Pelayanan Publik: Integritas ASN dan Ruang “Papua Mendengar”

Pada peringatan Hari Bakti PU ke-80, Gubernur menegaskan kembali pentingnya integritas dan pelayanan ASN khususnya di bidang infrastruktur.

Pemprov Papua juga meresmikan Ruang Dialog Perdana “Papua Mendengar”, ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat sebagai bentuk pelayanan publik yang lebih responsif.
Gubernur membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu langsung setiap Selasa dan Kamis di Kantor Gubernur, serta mengunjungi Gedung Negara setiap Sabtu untuk berswafoto dan berinteraksi secara terbuka.

Dalam HUT KORPRI ke-54, Gubernur meminta ASN Papua menjadi aparatur yang “berhati melayani” dan hadir untuk kebutuhan rakyat.

Kelima, Pendidikan & Anak Papua: Pengukuhan Bunda PAUD dan Pesan Kasih

Ny. Rafatul Mulkiyah Matius Fakhiri resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Provinsi Papua. Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan anak usia dini, menekan stunting, dan membangun fondasi generasi emas Papua.

Dalam Natal Akbar ABI 2025 dan agenda di Rumah Doa Segala Bangsa, Gubernur menyampaikan pesan kasih:
“Mencintai anak-anak berarti mencintai masa depan Papua.”
Pemerintah akan terus memperkuat pembinaan iman, karakter, dan mental generasi muda Papua.

Keenam, Pemuda & Olahraga: Waiya Cup dan Penguatan Peran Pemuda

Gubernur menutup Turnamen Waiya Cup 2025 dan mengajak seluruh kampung serta kota untuk terus menggelorakan aktivitas olahraga sebagai upaya mengembalikan kejayaan Papua sebagai gudang atlet berprestasi.

Dalam Rakor KNPI Papua, Gubernur menegaskan peran strategis pemuda sebagai agen pemersatu bangsa dan penjaga harmoni sosial di Papua.

Ketujuh,  mengenai infrastruktur & Adat: Pengembangan Bandara Sentani Berbasis Dialog.  “Gubernur bertemu pemilik hak ulayat terkait rencana pengembangan Bandara Sentani. Pemerintah memastikan setiap langkah pembangunan dilakukan dengan pendekatan dialogis dan penghormatan penuh terhadap adat serta hak masyarakat local,” jelas Rifai.

Pada kesempatan itu,Rifai menegaskan bahwa melalui program rutin “Lapor Rakyat Sepekan”, Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen pada pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat. Seluruh langkah kebijakan akan terus disampaikan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban Gubernur Papua kepada masyarakat luas. [redaksi]