20-10-2020 Tetap Akan Jadi Sejarah Bagi Papua, Menjadi Peresmian Stadion Lukas Enembe dan Bandara Theys

0
772
Suasana rapat koordinasi Forkopimda di Swiss Bellhotel Jayapura, Kamis (15/10/20)
Suasana rapat koordinasi Forkopimda di Swiss Bellhotel Jayapura, Kamis (15/10/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Ditundanya pelaksanaan PON XX yang sedianya digelar Tanggal 20 Oktober 2020, tetap akan menjadi sejarah bagi tanah Papua.

Hal itu setelah digelar rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua di Swiss Bellhotel Jayapura, Kamis (15/10/20).

Dalam rapat yang dipimpin Penjabat Sekda Papua, Doren Wakerkwa, memutuskan bahwa Hari Selasa Tanggal 20-10-2020 akan dilangsungkan peresmian Stadion Papua Bangkit yang diubah namanya menjadi Stadion Lukas Enembe dan perubaran nama Bandara Sentani menjadi Bandara Theys H. Eluay, serta peresmian sejumlah venue untuk PON XX mendatang.

Rapat yang dihadiri Kapolda Papua, Ketua PB PON yang juga ketua panitia peresmian, dan Kepala Pengadilan Tinggi Papua, serta sejumlah pejabat lain, baik dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua maupun Kodam XVII/Cendeawasih serta pengurun KONI Papua, merencanakan peresmian akan dilakukan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe secara virtual.

“ Pada rapat hari ini kia ambil kesimpulan, bahwa kami Paniia besar mendapa masukan dari Muspida untuk bagaimana melakukan dalam bentuk virtual ,” ungkap Yunus Wonda kepada wartawan usai rapat.

Untuk tempat dan bentuk acara peresmian tersebut, menurutnya, masih akan dibicarakan lebih lanjut dengan kepolisian, dalam hal ini Polda Papua selaku penanggungjawab keamanan, yani terkait ijin keramaiannya.

Dikatakan, bahwa panitia telah membuat dua rancangan (planning) acara, yakni peresmian yang dihadiri masyarakat di Stadion sebagai Plan A, dan peresmian secara virtual sebagai Plan B, dan dalam rapat disepakati untuk memilih Plan B, dengan pertimbangan situasi pandemic Covid-19, dan larangan untuk menggelar pengumpulan massa dalam jumlah banyak.

Di kesempatan sama, Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengungkapkan bahwa muncul sebuah dilemma terkait pelaksanaan peresmian stadion dan sejumlah venue lainnya.

“Di satu sisi kita semua pingin mesmangati penyelenggaraan PON XX ini, tetapi bersamaan dengan masa-masa kritis kita menghadapi pandemic Covid-19,” ujar Kapolda.

Kata Kapolda, pihaknya belum mengeluarkan ijin apa-apa terkait penyelenggaraan peresmian tersebut.

Karena itu, pihaknya masih menampung dua rancangan dari panitia tersebut untuk dibicarakan lebih lanjut.[yat]