Aktraksi Isosolo Turut Antar Peserta Sarasehan KMAN VI ke Kampung Homfolo

40
Atraksi isosolo mengantar peserta sarasehan KMAN VI 2022

HOMFOLO, PapuaSatu.com – Hari kedua sarasehan KMAN VI di Kampung Homfolo pada Rabu, 26 Oktober 2022, para peserta disuguhkan dengan atraksi isosolo yang merupakan budaya khas masyarakat adat Sentani.

Peserta dari berbagai wilayah se-nusantara yang mengikuti sarasehan pun antusias menyaksikan aktraksi itu, sembari mengabadikan dengan berfoto.

Atraksi isosolo yang menjadi ciri khas setiap penyelenggaraan Festival Danau Sentani, dilakukan oleh masyarakat adat Kampung Babrongko menuju Kampung Homfolo, tempat sarasehan KMAN VI berlangsung dibawah kepemimpinan Ondofolo Kampung Babrongko, Alberdh Wally, dan disambut oleh masyarakat adat Kampung Homfolo dengan tarian adat mereka.

Isosolo merupakan salah satu budaya masyarakat adat Sentani dalam mengantarkan sesuatu dengan perahu yang dihiasi, lalu penumpangnya menabuh tifa dengan bernyanyi dan menari dia atas perahu tert.

Isosolo biasanya dilakukan dari satu kampung ke kampung lainya yakni ke sanak saudara mereka.

Pada saat sarasehan berlangsung, atraksi Isosolo yang dilakukan yaitu mengantarkan buaya hasil buruan masyarakat adat Kampung Babrongko yang dipersembahkan kepada Ondofolo Kampung Homfolo dan Masyarakat sebagai suatu kehormatan, karena sedang berlangsungnya suatu kegiatan besar di Kampung Homfolo, dan itu sudah menjadi budaya sejak leluhur yang terus dipertahankan sampai saat ini.

Rivaldo, peserta sarasehan asal Manado yang saat menyaksikan itu, merasa kagum dengan atraksi Isosolo.

“inilah kekayaan budaya Nusantara, kita harus terus menjaganya atau tetap dilestarikan,” ucap Rivaldo saat menyaksikan atraksi Isosolo.

“Saya sempat mencari di internet tentang atraksi budaya Masyarakat Adat Sentani dan Isosolo memang luar biasa, apalagi saat ini saya menyaksikan secara langsung langsung di tengah – tengah Masyarakat Adat Sentani, sungguh sangat memajukan,” sambungnya.(yat/MC KMAN VI)