Aparat Polres Jayapura Tangkap Pencuri Motor dan Penadah Hasil Curanmor

0
101
Kapolres Jayapura, AKBP Victor D. Mackbon,SH.,S.IK.,MH., didampingi Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, dan Kapolsek Sentani Kota AKP Lintong Simanjuntak, saat member keterangan pers di aula Obhe Reay May Polres Jayapura, Senin (13/01/20)

SENTANI, PapuaSatu.com – Pencurian sepeda motor (Curanmor) yang mendominasi tindak pidana dalam dua tahun terakhir di wilayah Polres Jayapura, membuat aparat kepolisian Polres Jayapura terus bekerja ekstra dalam mengungkap para pelakunya.

Dan hasilnya, di awal Tahun 2020, aparat Polres Jayapura dan jajaran berhasil menangkap satu pelaku berinisial AW (21) yang masih berstatus mahasiswa dan satu orang penadah hasil Curanmor berknisial YO (27).

Namun, kata Kapolres Jayapura, AKBP Victor D. Mackbon,SH.,S.IK.,MH.,keduanya belum ditemukan indikasi saling keterkaitan, sehingga kasus keduanya diproses terpisah.

“Ada 2 kasus curanmor diawal tahun ini yang kita tangani, pertama terkait yang terjadi di wilayah Sentani Kota dengan tersangka AW (21) dan yang kedua kasus penadahan motor hasil curian dengan tersangka YO (27),” ungkap Kapolres Jayapura didampingi Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, dan Kapolsek Sentani Kota AKP Lintong Simanjuntak, kepada wartawan di aula Obhe Reay May Polres Jayapura, Senin (13/01/20).

Kapolres menceritakan, tersangka AW (21) ditangkap Tim Paniki Polsek Sentani Kota di Jalan Pasir Sentani pada Rabu (08/01/20) sore, dengan barang bukti 1 unit Honda Beat warna hitam dengan korban Wahyu (52) warga KPR Griya depan Stadion Barnabas Youwe yang dilaporkan hilang 16 April 2018.

Selain itu, AW juga telah mencuri dua semotor, masing-masing  Honda Revo warna hitam nomor JBC1E1863565 dan Honda Supra X warna hitam nomor mesin JB01E1094490, yang oleh tersangka telah dijual, sehingga pihak kepolisian masih berupaya mencari kedua sepeda motor tersebut.

Sedangkan tersangka YO (27) ditahan terkait sepeda motor Yamaha Vixion yang dibawa saudaranya, yang diduga kuat hasil curian, ditahan saat Tim Elang dan Tim Cycloop Polres Jayapura melaksanakan hunting di Jalan Raya Hawai Sentani, Sabtu (11/01/2020) malam.

YO yang diketahui yang membeli sepeda motor tersebut, dipanggil ke POlres. Dan saat diinterogasi polisi, YO mengaku membeli sepeda motor tersebut dari orang yang telah dikenalnya seharga Rp. 8 juta.

“Untuk pelaku penjual motornya sudah kami kantongi identitasnya untuk dapat segera ditangkap,” jelasnya.

Terkait kejahatan Curanmor, kata Kapolres, beranatomi adanya suplai dan juga permintaan. Sehingga pihaknya berupaya semaksimal mungkin dengan strategi apapun untuk menutup jalur-jalur Curanmor.

Tersangka AW (21) dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, sedangkan tersangka berinisial YO (27) sebagai penadah dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Selain itu, Tim Elang, Tim Cycloop dan Tim Paniki Polsek Sentani Kota juga berhasil menahan 10 motor yang  laporan Polisinya sebagian dibuat di wilayah Polres Jayapura Kota dan Kerom, sehingga langsung diserahkan ke Polres masing-masing.[yat]