Bersama Tokoh Adat, Forum Kepala Daerah Se-Tanah Tabi Terus Konsisten Wujudkan Provinsi Tabi Saireri

0
160

SENTANI, PapuaSatu.com – Upaya mewujidkan terbentuknya Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Tabi Saireri terus bergulir.

Pihak adat dari seluruh kabupaten/kota di wilayah Tabi, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kahupaten Sarmi dan Kabupaten Mamberamo Raya, telah menyatakan dukungannya.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Forum Kepala Daerah Se-Tanah Tabi yang dipimpin Mahius Awoitauw,SE, M.So (Bupati Jayapura) dengan para tokoh adat se-Tanah Tabi di pendopo adat Helebhey Obhe, Sentani, Jumat (24/7/20).

Ondofolo Sentani, Yanto K. Eluay mengungkapkan, bahwa pertemuan tersebut sebagai dukungan tokoh adat se-tanah Tabi dalam percepatan terbentuknya Provinsi Tabi Saireri.

“Kita pertemuan dengan forum kepala daerah Tabi Saireri untuk mempercepat pemekaran Provinsi Tabi Saireri,” ungkapnya.

Yanto Eluay juga mengatakan, pembentukan Provinsi Tabi Saireri tersebut sangat diharapkan pihak adat, karena ada harapan besar dalam upaya melindungi hutan dan tanah di wilayahnya.

Yang mana, kata Yanto, lebih bahyak kerusakan hutan di wilayah adatnya akibat ulah orang-orang dari luar yang datang.

“Jadi ini solusi juga untuk bagaimana kita menyelamatkan hutan kita, melindungi hutan kita,” ungkapnya.

Terkait keterlibatan pihak adat, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengungkapkan, bahwa pertemuan secara intrrnal di Lembaga Musyawarah Adat (LMA) yang ada di wilayah Tabi sudah beberapa kali dilakukan.

“Mereka (LMA) sendiri sudah menentukan sikap, tetapi juga ada pertemuan-pertemuan yang kita lakukan bersama untuk bicara mengenai DOB Tabi Saireri,” jelasnya.

Dalam pertemuan di Helebhey Obhey Sereh, Sentani sendiri hanya melibatkan para tokoh adat wilayah Tabi.

“Untuk Saireri silahkan bikin pertemuan sendiri, untuk mengambil sikapnya,” jelas Mathius Awoitauw.

Dikatakan, para kepala daerah, baik di wilayah Tabi maupun Saireri tetap kompak dalam mewujudkna Provinsi Tabi Saireri.

“Melalui komunikasi-komunikasi antar kepala daerah sudah clear, kita sudah bicara juga datang ke DPR Papua, tapi mungkin DPRP waktu itu belum siap,” ungkapnya.

Pihaknya pun akan meneruskan aspirasi yang telah diterima dari para tokoh adat yang ada ke MRP, DPRP, dan Pemerintah Provinsi Papua. “Soal terima atau tidak itu urusan lain,” ujar Mathius Awoitauw.

Ditegaskan, pihaknya juga  akan menyampaikan aspirasi yang ada kepada pemerintah pusat. “Sampaikan juga ke presiden, bahwa wilayah Tabi aspirasinya seperti ini,” jelasnya.[yat]