Bersinergi Dengan Yayasan Sahabat Yosua, OJK Papua & Papua Barat Dirikan Honai Pintar OJK di Kampung Sereh

Kepala OJK Papua dan Papua Barat. Adolf F.T. Simanjuntak saat menyerahkan bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana rumah baca Honai Pintar OJK di Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (16/11/20)
Kepala OJK Papua dan Papua Barat. Adolf F.T. Simanjuntak saat menyerahkan bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana rumah baca Honai Pintar OJK di Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (16/11/20)

Adolf : Kita Akan Selalu Bersinergi dan Secara Rutin Akan Melakukan Kegiatan Edukasi di Honai Pintar OJK
SENTANI, PapuaSatu.com – Sebagai salah satu upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pada masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat mendirikan sebuah rumah baca yang diberi nama Honai Pintar OJK di daerah Sentani, Kabupaten Jayapura.

Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak selaku Kepala OJK Papua & Papua Barat mengungkapkan, Honai Pintar OJK tersebut, didirikan atas kerjasama OJK Papua dan Papua Barat dengan Yayasan Sahabat Yosua di Kampung Sereh, yakni di Jalan Raya Pos 7 Sentani.

Pendirian Honai Pintar tersebut, merupakan program sosial penyediaan sarana dan prasarana baca dari OJK Papua dan Papua Barat dengan total bantuan senilai Rp 86,025 juta, dan didirikan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-9 OJK, yang diperingati setiap tanggal 22 Nopember nanti.

“Honai Pintar OJK pengerjaannya ditargetkan rampung selama 1 (satu) bulan kedepan, akan dikelola oleh Yayasan Sahabat Yosua di Jalan Raya Pos 7, Desa Sereh, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura,” ungkap Adolf dalam sambutannya.

Pembangunan sarana Rumah Baca “Honai Pintar OJK”, kata Adolf, merupakan salah satu kontribusi nyata OJK dalam membangun bangsa dalam rangka menciptakan SDM yang unggul dan kompetitif, khususnya bagi anak-anak Papua.

“Rumah Baca Honai Pintar OJK bertujuan sebagai sarana sumber media informasi dan layanan belajar mengajar, serta sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan anak-anak di daerah sekitar,” jelasnya.

Kepala OJK Papua dan Papua Barat. Adolf F.T. Simanjuntak bersama Ketua Yayasan Sahabat Yosus, Barry Jordan dan sejumlah pejabat OJK Papua dan Papua Barat serta pengurus Yayasan saat di lokasi pembangunan rumah baca Honai Pintar OJK.
Kepala OJK Papua dan Papua Barat. Adolf F.T. Simanjuntak bersama Ketua Yayasan Sahabat Yosus, Barry Jordan dan sejumlah pejabat OJK Papua dan Papua Barat serta pengurus Yayasan saat di lokasi pembangunan rumah baca Honai Pintar OJK.

Di Honai Pintar OJK nantiny, kata Adolf, juga akan dimanfaatkan OJK dalam upaya sosialisasi tentang ke-OJK-an atu lain-lainnya yang terkait tugas dan tanggungjawab OJK.

“Tentunya kita akan selalu bersinergi dan secara rutin akan melakukan kegiatan edukasi di rumah baca dimaksud,” ujarnya.

Dikatakan, bahwa sesuai dengan tema HUT ke-9 OJK, yaitu Bakti Membangun Negeri, Program Sosial Rumah Baca “Honai Pintar OJK” merupakan sebagian dari dukungan OJK dalam Pembangunan Nasional Indonesia.

“OJK berharap pembangunan Honai Pintar OJK berjalan sesuai target penyelesaian agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Jayapura,” harapnya.

Di kesempatan sama, Ketua Yayasan Sahabat Yosus, Barry Jordan, menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih dan bersyukur atas bantuan OJK terkait pendirian Rumah Baca “Honai Pintar OJK”, mengingat selama ini di Kampung Sereh dan sekitarnya belum terdapat pustaka atau rumah baca tempat anak-anak muda mengasah wawasan.

“Rumah Baca “Honai Pintar OJK” didirikan di Kampung Sereh sangat tepat sekali, mengingat lokasi tempat pendirian Rumah Baca tersebut merupakan “Youth Centre” tempat berkumpul anak-anak dan pemuda/pemudi yang berjumlah kurang lebih 150-an orang, dengan usia antara 5-18 tahun yang tinggal di Distrik Sentani serta distrik sekitar,” ungkap Barry Jordan.

Kata Ketua Yayasan, beberapa dekade waktu yang lalu di wilayah Kampung Sereh, merupakan daerah merah, dengan tingkat kriminalitas yang tinggi serta kebiasaan-kebiasaan yang negatif diantara anak-anak muda.

Namun sejak didirikannya Youth Centre, tingkat kriminalitas serta perbuatan negatif berkurang.

Namun diakuinya, bahwa sampai dengan saat ini belum ada rumah baca yang memang sangat strategis dalam rangka pembinaan intelektualitas anak-anak, pemuda/pemudi sekitar.[yat]