Buka Festival Swamening, Bupati Jayapura : Ini Harus Dipertahankan

53
Swamening, Swatpon dan Swotkulgan yang merupakan olahan daun gedi gulung berisi sagu (papeda) dan sayur lilin yang dipamerkan oleh mama-mama asli Kampung Berap, Distrik Nimbokrang pada festival swamening, Sabtu (17/9/22)
Swamening, Swatpon dan Swotkulgan yang merupakan olahan daun gedi gulung berisi sagu (papeda) dan sayur lilin yang dipamerkan oleh mama-mama asli Kampung Berap, Distrik Nimbokrang pada festival swamening, Sabtu (17/9/22)

SENTANI, PauaSatu.com – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE,M.Si membuka Festival Swamening  di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Sabtu (24/9/2022).

Dalam sambutannya bupati mengatakan apresiasinya atas diselenggarakannya festival.

“Ini suatu inisiatif yang luar biasa maka itu, kedepan festival ini harus dipertahankan,” kata Bupati Mathius.

Menurut Bupati Mathius Awoitauw, festival tersebut merupakan suatu hal yang luar biasa dan menjadi kebanggan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura.

“Memang masyarakat harus kreatif seperti ini, maka itu saya yakin, kedepan kegiatan ini akan menjadi produk yang luar biasa untuk masa depan masyarakat kampung nantinya,” ujarnya.

Hal yang menambah daya tarik festival tersebut adalah lokasi festival yang berada di sekitar destinasi wisata berupa permandian kali biru.

Selain itu, Bupati Mathius Awoitauw menambahkan, festival Swamening bakal dihadirkan saat pergelaran Kongres Masyarakat Adat VI pada 24-30 Oktober 2022 nanti.

Bupati berharap kepada semua pihak, baik itu pemerintah kampung, adat, gereja, dan masyarakat harus terus berkomitmen untuk terus melakukan kerja-kerja besar untuk meningkatkan pergelaran festival tersebut.

Hal itu agar masyarakat tidak perlu berharap orang lain untuk kesejahteraannya, dan bisa mandiri dalam membangun masa depannya.[yat]