BWI Kabupaten Jayapura Hutang Rp 1,5 Milyar Untuk Lahan Pemakaman Muslim di Kota Sentani

Takmir Masjid Agung Al Aqsha Sentani bersama takmir masjid lainnya saat menerima sertifikat dari BWI Kabupaten Jayapura yang diserahkan Ust. Rahmat Baequni, LC, terkait keaktifan dalam pengumpilan dana wakaf makam, Minggu (21/5/23)
Takmir Masjid Agung Al Aqsha Sentani bersama takmir masjid lainnya saat menerima sertifikat dari BWI Kabupaten Jayapura yang diserahkan Ust. Rahmat Baequni, LC, terkait keaktifan dalam pengumpilan dana wakaf makam, Minggu (21/5/23)

SENTANI, PapuaSatu.com – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Jayapura menyatakan bahwa kebutuhan lahan pemakaman baru bagi umat muslim di Kota Sentani kian mendesak.

Sebagai upaya mempercepat terealisasinya pembelian lahan pemakaman baru, BWI Kabupaten Jayapura telah melakukan pembelian lahan seluas satu hektar di dekat pemakaman umum di Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Kia sudah membayar ke pihak adat sebesar Ro. 500 juta, sehingga kita masib punya utang Rp1,5 milyar,” ungkap Ketua BWI Kabupaten Jayapura, H. Tri Mulyadi kepada wartawan di Sentani, Minggu (21/5).

Lahan yang dibeli dari ondoafi Kampung Sereh tersebut disepakati dengan total harga Rp 2 milyar.

Dikatakan, kebutuhan lahan baru untuk pemakaman muslim di Kota Sentani sudah kian mendesak.

“Saat ini lahan makam kita tinggal kurang lebih 15 liang lahat, sehingga sangat membutuhkan lahan baru,” jelasnya.

Dan zalah satu upayanya mengumpulkan dana, yakni mengumpulkan dana wakaf makam pada momen tabligh akbar dan halal bihalal di halaman Masjid Agung Al Aqsha Sentani, Minggu (21/5/23).

Pihaknya juga melakukan imbauan kepada umat muslim melalui masjid-masjid untuk melakukan wakaf makam melalui tranfer ke rekening yang disiapkan ataupun kotak amal yang telah diletakkan sejak beberapa waktu lalu di masjid-masjid ataupun tempat lainnya.[yat]