Coffee Morning Fraksi BTI Bersama KKSS, Ini Hal Yang Dibahas

20
Suasana Coffee Morning Fraksi Bhinneka dengan BPD KKSS Kabupaten Jayapura, di Cafe Tempat Teduh, Kompleks Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (22/1/2022)
Suasana Coffee Morning Fraksi Bhinneka dengan BPD KKSS Kabupaten Jayapura, di Cafe Tempat Teduh, Kompleks Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (22/1/2022)

SENTANI, PapuaSatu.com – Ketua Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura, H. Wagus Hidayat, S.E., mengundang pengurus dan anggota BPD KKSS Kabupaten Jayapura beserta pilar-pilar yang ada di KKSS Kabupaten Jayapura dalam rangka Coffee Morning bersama, di Cafe Tempat Teduh, di Kompleks Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (22/1/2022).

Hadir para anggota Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura diantaranya Sihar Lumban Tobing, S.H., Jhon Yanteo dan Martheis Lewerissa, juga dihadiri Ketua BPD Solidaritas Paguyuban Nusantara (SOPAN) Kabupaten Jayapura, H. Karim.

Dalam pertemuan ini, Ketua Fraksi BTI meminta kepada pengurus maupun anggota paguyuban-paguyuban dalam hal ini BPD KKSS Kabupaten Jayapura ikut mendukung program-program pembangunan yang dilakukan di Bumi Khenambay Umbay ini.

“Terkait coffee morning Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura, yang di laksanakan di awal tahun 2022 ini. Kegiatan coffee morning yang di adakan kali ini merupakan ketiga kalinya dan pertama di tahun 2022. Jadi ini sesuai dengan komitmen yang pernah disampaikan, bahwa kami akan melaksanakan coffee morning ini tiap bulan sekali. Sasaran kami saat ini adalah paguyuban-paguyuban. Kemarin sempat terpikir oleh kami untuk mengumpulkan semua paguyuban,” ujar Wagus Hidayat ketika dikonfirmasi wartawan usai kegiatan tersebut, Sabtu (22/1/2022) siang.

“Namun karena terlalu banyak, sehingga kami mengundang paguyuban satu persatu untuk melakukan coffee morning bersama. Inshaa Allah, nanti di bulan berikutnya kami akan kembali mengundang paguyuban yang lainnya. Apabila dalam satu paguyuban itu jumlah pengurusnya tidak terlalu banyak, itu bisa kita gabungkan dengan paguyuban-paguyuban lain. Harapan saya selaku Ketua Fraksi BTI, seluruh paguyuban di daerah ini ikut bersinergi dan berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Jayapura menjadi lebih baik lagi ke depannya,” kata Wagus menjelaskan.

Wagus menambkan dalam kegiatan coffee morning ini banyak sekali aspirasi yang disampaikan kepada pihak Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura salah satunya itu terkait persoalan sekolah (SMPN 1 Sentani) yang dipalang.

“Tentunya, kalau terkait persoalan SMPN 1 Sentani itu satu hal yang sangat miris sekali. Sehingga kami dari dewan sangat prihatin, karena persoalannya sampai hari ini masih terkatung-katung. Oleh karena itu, kami juga akan meminta penjelasan dari pemerintah daerah dengan mengundang saudara Bupati dan juga instansi terkait dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan, guna meminta keterangan dari pihak pemerintah terkait persoalan tersebut. Dan, kenapa hal ini tidak terselesaikan,” jelas pria yang juga Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura tersebut.

Seperti diketahui bersama dalam putusan pengadilan itu memenangkan masyarakat adat.

“Namun kami terus ingin mengawal agar persoalan ini bisa dituntaskan. Sangat miris melihat banyaknya siswa maupun guru-guru, berdasarkan informasi yang kami peroleh itu harus mencari sendiri sekolahnya, sementara sekolah yang dibangun oleh pemerintah itu juga belum bisa digunakan,” ungkap legislator PPP Kabupaten Jayapura ini.

Sementara itu, salah satu Anggota Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura, Sihar Tobing menambahkan, bahwa kegiatan Coffee Morning yang diadakan oleh Fraksi Bhinneka Tunggal Ika ini untuk menjaring aspirasi serta keluhan masyarakat.

“Kami dari Fraksi BTI memang mau menjaring aspirasi dan juga mau mendengar langsung keluhan daripada masyarakat melalui acara coffee morning bersama anggota DPRD khususnya Fraksi BTI dengan masyarakat yang saat ini kami coba undang dari teman-teman paguyuban KKSS,” sambungnya.

“Kami juga ke depannya nanti programkan lagi turun ke masyarakat, dan ini memang sudah sesuai aturan lewat fraksi juga secara konstitusi punya kewajiban untuk menjaring aspirasi dari masyarakat atau mendengar keluhan-keluhan masyarakat,” pungkas legislator Partai Golkar Kabupaten Jayapura ini.

Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura akan memperjuangkan aspirasi rakyat melelui alat kelengkapan dewan sehingga secepatnya menjadi atensi pemerintah daerah untuk peneyelesaian selanjutnya.[RZR]