Di Palang Saat Pembagian Beras, Wakil Fraksi Gabungan Agamua Senius Hilapok Kecewa

0
486
Caption: Senius Hilapok Saat membagikan bantuan beras 1 Ton kepada masyarakat di distrik Taelarek, 15/04/2020
Caption: Senius Hilapok Saat membagikan bantuan beras 1 Ton kepada masyarakat di distrik Taelarek, 15/04/2020

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Senius Hilapok selaku wakil Fraksi Gabungan Agamua DPRD Kabupaten Jayawijaya merasa kecewa atas sikap yang dilakukan oleh beberapa kelompok pemuda dari Kampung Ibele dan Habema Kabupaten Jayawijaya.

Pasalnya, Wakil Rakyat Kabupaten Jayawijaya dari daerah pemilihan (Dapil) 4 ini di palang saat hendak mengantarkan bantuan 1 Ton beras, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di Distrik Taelarek dalam rangka pencegahan dan penanganan Virus Corona (Covid-19).

“Ya, saya merasa kecewa karena kelompok muda di Kampung Ibele dan Habema ini,   melakukan pemalangan jembatan yang menghubungkan jalur menuju Distrik Taelarek, saat saya ingin mewati jembatan  menuju Distrik Taelarek untuk mengantarkan bantuan 1 Ton beras,” ujar Senius Hilapok, saat dikonfirmasi PapuaSatu.com via selulernya, pada Jum’at (17/04/2020).

Kekecewaan yang diutarakan Senius, karena menurut kelompok muda tersebut tidak ikut membantu membangun jembatan Ibele saat menjadi anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya.

Padahal, menurutnya, pembangunan jembatan ataupun pembangunan lainnya bukan inisiatif dilakukan oleh anggota DPRD, melainkan inisiatif dari Pemerintah Daerah melalui aparat Kampung setempat.

“Pembangunan di di daerah Pemerintahan itu kan bukan kewenangan DPRD. DPR hanya sebagai penyambung lidah rakyat untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah harus menjawab apa yang menjadi keluhan rakyat yang kami sampaikan,” paparnya.

Kendati demikian, Senius yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jayawijaya ini harus turun dan ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan kelompok pemuda yang melakukan pemalangan sekaligus memberikan pemahaman terhadap prosedur pembangunan baik itu di Kota, distrik maupun di Kampung-kampung.

Senius menyebutkan, dari hasil pertemuannya itu ternyata pemuda setempat hanya ingin menagih janji Bupati terhadap pembangunan jalan dan jembatan di Kampung Ibele dan Habema.  Dimana setelah dibangunnya jalan dan jembatan di daerah tersebut, maka masyarakat khususnya bagi para petani bisa membawa hasil kebun mereka ke pasar.

Dengan aspirasi yang disampaikan pemuda tersebut, Senius selaku wakil rakyat bakal mendorong ke DPRD untuk dibahas lalu dilanjutkan kepada Pemerintah Daerah untuk segera selesaikan.

“Saya juga berharap kepada Pemerintah agar jalan dan jembatan yang menghubungkan jalan dari Distrik Talerek, Pelebaga menuju Kota bisa segera di aspal pada tahun ini, sehingga roda perekonomian bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Sebab jika tidak, pemuda setempat akan terus melakukan pemalangan dan akibatnya akan mengganggu masyarakat umum yang lalu lalang,”  pungkasnya. [miki/loy]