Diiringi Lagu Nasional, Ksatria Tengkorak bersama Brimob Damai Cartenz Borong Hasil Bumi Masyarakat Intan Jaya

34

INTAN JAYA, PapuaSatu.com  – Prajurit TNI dari Ksatria Tengkorak bersama Brimob Damai Cartenz kembali melanjutkan upaya membantu  meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memborong hasil kebun warga yang berada di Kampung Titigi, Mamba, Kalau, Swambili dan Hitadipa, Kab. Intan Jaya, Jumat (16/9/2022).

Program Borong Hasil Bumi Masyarakat tersebut, terlihat cukup efektif dalam mendekatkan Aparat TNI Polri dengan masyarakat, sebagai media Komunikasi Sosial (Komsos).

Terlihat Mama-Mama sangat senang barang hasil kebunnya terjual semua.

“Amakanie, terima kasih”. Itulah kata-kata yang selalu diucapkan setelah para prajurit TNI memberikan uang untuk membayar buah, umbi dan sayur mayur yang warga bawa.

Menyikapi apa yang diperbuat Prajuritnya, Dansatgas YPR-305/Tengkorak Mayor Inf Ardiansyah mengungkapkan rasa senangnya melihat Mama-Mama yang barang-barang bawaannya diborong dan dibeli oleh Prajurit.

“Saya berharap lambat laun bisa menyadarkan kelompok yang berseberangan dengan Pemerintah RI,” ungkapnya.

“Keberadaan aparat TNI Polri di Intan Jaya dalam rangka menyejahterakan masyarakat dan memberikan rasa aman,” tambah Mayor Inf Ardiansyah.

Barang-barang yang telah dibeli berupa sayuran, umbi dan buah setelah terkumpul dibagikan secara merata ke Pos-Pos Aparat TNI Polri.

“Hal ini merupakan salah satu bentuk solidaritas sesama Aparat TNI Polri, karena selain kewajiban untuk berbuat baik dengan masyarakat, memupuk kekompakan dan soliditas sesama Aparat Keamanan juga merupakan hal pokok dan wajib dilaksanakan,” jelas Dansatgas YPR-305/Tengkorak.

Selain memborong hasil bumi, anggota TNI Polri ini juga membagikan gula-gula kaki alias permen. Tidak hanya anak-anak yang melintas yang mendapat bagian, namun Mama-Mama juga diberikan.

Senyum lebar dan sapa ramah terlihat sebagai bentuk terimakasih mereka kepada Bapa-Bapa Tentara dan Brimob.

Disisi lain, pengeras suara dari Pos Mamba yang telah dipasang pada hari Kamis, (14/9/2022) turut meramaikan suasana dengan alunan Lagu Indonesia Raya, lagu-lagu Kebangsaan dan lagu-lagu daerah Papua yang dapat terdengar sampai ke kampung-kampung.

“Dengan cara ini, setiap pagi anak-anak sampai orang dewasa mendengarkan lagu-lagu Nasional, diharapkan akan dapat meningkatkan kecintaan mereka kepada NKRI,” tegas Mayor Ardy.

PAPEDA (Papua Penuh Damai) yang merupakan pesan disertai dengan langkah nyata digaungkan oleh Prajurit TNI Ksatria Tengkorak, dengan ngajak seluruh Aparat Keamanan di Intan Jaya untuk terus bersinergi.

“Semoga dengan niat yang tulus dan itikad baik, tercipta Papua Penuh Damai, khususnya Intan Jaya, sehingga roda pemerintahan akan dapat berputar dengan maksimal, masyarakat semakin leluasa dalam beraktivitas tanpa adanya tekanan dan rasa takut,” tutup Dansatgas YPR-305/Tengkorak.[redaksi]