Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Gelar Pelatihan Instalasi Jaringan VSAT dan Maintenance

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Timothius J. Demetouw bersama Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST, dan Specialist Strategic Planning Change Management Department di PT Pasifik, Dadang Firmansyah saat membuka Pelatihan Instalasi Jaringan VSAT dan Maintenance, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (30/3/2021)
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Timothius J. Demetouw bersama Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST, dan Specialist Strategic Planning Change Management Department di PT Pasifik, Dadang Firmansyah saat membuka Pelatihan Instalasi Jaringan VSAT dan Maintenance, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (30/3/2021)

SENTANI, PapuaSatu.com – Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura bekerjasama dengan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan PT Papua Madani Teck, menggelar pelatihan instalasi jaringan VSAT dan maintenance di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (30/3/2021).

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Timothius J. Demetouw mengatakan, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Timotius J. Demetouw yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, mengatakan bahwa hal itu juga dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, diiringi dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, sehingga perlu adanya pengenalan serta pengembangan teknologi informasi dan komunikasi.

“Salah satunya adalah Very Small Aperture Terminal atau VSAT. Dimana, sistem jaringan komunikasi datanya menggunakan satelit, sehingga penyediaan jaringan internet dapat menjangkau seluruh daerah tanpa harus memperhatikan bentuk geografis. Maka itu, diharapkan juga benar-benar menyentuh setiap lapisan masyarakat terutama mereka yang menjadi Pemantik, Relawan TIK dan Rumah Belajar Papua yang ada di pemerintahan Kabupaten Jayapura,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa pelatihan yang dilaksanakan atas kerjasama Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura dengan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan PT Papua Madani Teck yang berlangsung selama tiga hari ini sangat penting dilaksanakan guna meningkatkan wawasan dan keahlian para Pemantik, Relawan TIK dan Rumah Belajar Papua tentang apa itu VSAT, cara menginstalasi atau memasang sampai berfungsi dengan baik, serta maintenance atau pemeliharaannya.

“Saya mengimbau kepada seluruh Pemantik, Relawan TIK dan Rumah Belajar Papua yang mengikuti pelatihan ini agar dapat mengikutinya dengan baik dan sungguh-sungguh,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, dia juga meyakini dengan adanya pelatihan dan juga hadirnya para narasumber handal ini, berharap dapat membantu peningkatan sumberdaya manusia (SDM) masyarakat dan membantu menyukseskan program pemerintah yaitu, DMMD (Distrik Membangun Membangun Distrik).

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk memajukan daerah Kabupaten Jayapura ini dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi melalui peran kita masing-masing,” tukasnya.

Sementara itu, Dadang Firmansyah selaku Specialist Strategi Planning Change Management Department di PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menambahkan, pihaknya berharap dengan adanya pelatihan ini bisa sejalan dengan visi misi Bupati Jayapura yaitu, kontennya adalah pelatihan dan pemberdayaan.

“Kami berharap masyarakat di Kabupaten Jayapura itu bukan hanya sebagai penonton saja, tetapi bisa menjadi praktisi langsung baik sebagai teknisi dan pemberdayaan lebih maju lagi. Nantinya kami sangat terbantu sekali, karena tinggal hanya komunikasi saja dari Jakarta dengan Kabupaten Jayapura. Dengan harapan, semakin banyak orang yang bisa ikut serta yang tahu tentang bagaimana instalasi jaringan VSAT dan juga tentang teknologi satelit ini,” harapnya.

Untuk diketahui, pelatihan tersebut diikuti sebanyak 25 orang yang terdiri dari Pemantik, Relawan TIK dan Rumah Belajar Papua.[yat]