Disdukcapil Kabupaten Dogiayai Tepis Isu Perekaman E-KTP Identik Angka “Anti Christ 666”

0
338
Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Dogiyai, Yosep Koga S.Pd
Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Dogiyai, Yosep Koga S.Pd

DOGIYAI, PapuaSatu.com Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Paniai menepis ada isu yang berkembang bahwa perekaman  Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) identik dengan angka anti Christ 666.

“Kami mau tegaskan bahwa perekaman E-KTP bukan angka 666 akan tetapi E-KTP sangat bermanfaat bagi masyarakat di Dogiyai. Bukan hanya di Dogiyai, akan tetapi juga di seluruh indonesia diharuskan memiliki E-KTP,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Dogiyai, Yosep Koga S.Pd kepada PapuaSatu.com di ruang kerjanya, Kamis (11/07/2019) pagi.

Yosep menjelaskan, pentingnya E-KTP bagi masyarakat Dogiyai agar data melalui online dapat tersimpan, dan memudahkan masyarakat dalam mengurus segala macam kebutuhan seperti  penggunaan BPJS dan lainnya.

Selain E-KTP ini, lanjut dia, yang paling terpenting adalah Kartu Keluarga ( KK ). Sebab KK bisa memerlukan segala urusan lain, seperti pembuatan KTP dan urusan lain di pemerintahan.

“Misalnya, masyarakat ingin tes PNS, dan juga ingin kerja di luar dari pemerintahan. Semuanya memerlukan KTP maupun Kartu Keluarga, sehingga  kami berharap kepada masyarakat agar membuka diri dalam pembuatan E-KTP,” ujarnya.

Kendati demikian,  Disdukcapil kabupaten Dogiay akan menggenjot perekaman E-KTP di tingkat distrik sampai ke kampung-kampung. “Ini penting kami lakukan demi memajukan masyarakat Dogiayai,” ucapnya.

Dikatakannya, dari 10 distrik Kabupaten Dogiyai ada dua distrik yang melalui transportasi udara yaitu, Distrik Sukikai Selatan dan Distrik Piyaiye.

Oleh karena itu, beberapa bulan ke depan Disdukcapil Kabupaten Dogiay akan terus berupaya melanjutkan perekaman di dua distrik tersebut.

“Pada intinya KK dan e-KTP sangat penting bagi masyarakat Indonesia terutama di Kabupaten Dogiyai.  Jadi jangan anggapan bahwa e-KTP adalah kartu 666.  Sistem perekaman ini hanya untuk memudahkan masyarakat dalam pembangunan atau urusan lainya,” pungkasnya. [douw/loy]