Diskominfo Kabupaten Jayapura dan BEI Papua Siap Bekolaborasi Untuk Literasi Pasar Modal

34

SENTANI, PapuaSatu.com – Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura dan Kantor Perwakilan IDX Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua dan Papua Barat siap kolaborasi wujudkan program literasi digital pasar modal.

Hal tersebut nampak dalam sesi audiens antara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon. ST.,M.Sos bersama Kepala Kantor Perwakilan IDX Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua dan Papua Barat, Kresna Aditya Payokwa bertempat di kantor IDX Jl. Ardipura Raya Polimak Kota Jayapura, Rabu (14/6).

Kresna Aditya Payokwa mengatakan kerja sama program literasi digital pasar modal, bursa bfek, dilaksanakan guna mengedukasi dan mendorong perekonomian masyarakat di Kabupaten Jayapura.

“Untuk itu kami sangat mengapresiasi kunjungan yang di lakukan Kadis Kominfo Kabupaten Jayapura bersama jajaran, karena lewat audiens seperti ini kita bisa saling berbagi, mencari format yang tepat untuk kedepannya bisa bersama-sama wujudkan program literasi digital pasar modal di kabupaten jayapura,” cetusnya.

Pada pertemuan tersebut ada beberapa hal yang dibahas, seperti program-program literasi digital yang ada di Kabupaten Jayapura, juga program IDX Cabang Papua, yang nantinya kedepan akan dikolaborasikan bersama.

“Sempat juga kami bahas rencana kolaborasi dalam hal edukasi, pengembangan masyarakat di kabupaten jayapura, terkait literasi keuangan khususnya pada literasi pasar modal, sehingga dapat terhindar dari investasi bodong, hal ini agar masyarakat dapat mengelolah keuangan dengan bijak dan juga punya kemampuan untuk melakukan investasi pada prodak-prodak yang legal dan juga di awasi oleh Otoritas jasa Keuangan (OJK),” pungkasnya.

Untuk diketahui Indonesia Stock Exchange (IDX) ini merupakan lembaga yang di tunjuk oleh undang-undang pasar modal no.8 tahun 1995, mengenai pasar modal untuk menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan pasar modal, jadi fungsi dan peran dari bursa efek indonesia ini adalah menyelenggarakan kegiatan pasar modal sehingga dapat berjalan dengan wajar, teratur dan efisien.

“Kami berharap melalui pertemuan seperti ini ke depan kita bisa sinegrikan program-program yang ada dari kedua instansi, sehingga bisa melahirkan suatu literasi, juga nilai tambah dalam perekonomian masyarakat yang ada di kabupaten jayapura,” ungkap Aditya.

Tidak hanya itu, kedepanya ia berharap ada kerja sama yang tersusun dengan baik bersama pemkab jayapura dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), juga stekholders yang ada, sehingga kedepanya masyarakat kita bisa menikmati manfaat ekonomi pada literasi pasar modal yang baik, sehingga membutuhkan peran Kominfo dalam mendukung program semacam ini.

Sementara itu Kadis Kominfo Kabupaten Jayapura, Grustaf Griapon, ST, M., Sos mengatakan, kolaborasi ini sangat penting karena boleh dibilang sama dengan program Kementrian Kominfo terkait Literasi digital.

Dimana, KemenKominfo untuk saat ini punya Road Map Literasi Digital 2020-2024 dan kerangka kerja ini digunakan sebagai basis untuk merancang program kurikulum literasi digital secara nasional.

“Ada empat pilar yang menjadi bagian dari kerangka kerja pengembangan kurikulum literasi digital, yaitu digital skill atau kemampuan individu, etika digital, keamanan digital, dan digital budaya. Tentunya ini akan mencakup semua proses literasi dan layanan pasar modal yang kita bahas ini,” ujarnya.

Dirinya berharap kedepannya setelah adanya kerja sama antara Diskominfo dan IDX, untuk setiap program-program yang ada nantinya bisa melahirkan suatu literasi digital yang baik, dan mengedukasi terkait Pasar Modal, juga nilai tambah dalam perekonomian masyarakat yang terjun ke pemanfaatan pasar modal itu sendiri meliputi saham, obligasi, reksa dana, derivatif, dan instrumen investasi lainnya, atau tentang cara berinvestasi, risiko dan pengelolaan risiko, analisis fundamental dan teknikal, serta prinsip-prinsip yang terkait dengan regulasi dan tata kelola pasar modal itu sendiri.[yat]