Gandeng Anak Muda, Gapai Dan Unicef Mau Sasaran Imunisasi Lebih Luas

0
189
Caption : Suasana pertemua Gapai dan Unicef dengan kelompok-kelompok anak muda untuk membahas hal-hal apa saja yang dilakukan untuk menyasar target-target imunisasi, di Furia Corner Kotajara, Rabu (13/11/2019).
Caption : Suasana pertemua Gapai dan Unicef dengan kelompok-kelompok anak muda untuk membahas hal-hal apa saja yang dilakukan untuk menyasar target-target imunisasi, di Furia Corner Kotajara, Rabu (13/11/2019).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Gapai dan Unicef menggandeng anak muda untuk membantu sub pin polio putaran kedua ini agar sasaran imunisasi lebih luas lagi.

Bertempat di Furia Corner Kotajara, Gapai dan Unicef melakukan pertemuan dengan kelompok-kelompok anak muda untuk membahas hal-hal apa saja yang dilakukan untuk menyasar target-target imunisasi.

“Sebenarnya pertemuan kali ini adalah rangkaian yang kami lanjutkan dari pertemuan bulan April lalu, bedanya kali ini kelompokmua bukan dari organisasi namun kali ini kami melibatkan pemuda-pemudi gereja maupun remaja masjid. Mereka terlebih karena kami selalu mengadakan pertemuan bersama tokoh agama di provinsi Papua dan kami mau ini terus berkelanjutan, tidak terputus maka kami libatkan mereka,” jelas Windy Kristy Sumongga selaku Program Officer di GAPAI, Rabu (13/11).

Ia beberkan, ada 3 kegiatan yang akan menjadi sarana untuk sosialisasi sub pin polio diakhir minggu ini yaitu kegiatan Numbay Festival Creative di Imbi (15/11 dan 16/11) Hari Bakti IDI di Kabupaten Jayapura (16/11) juga di Lantamal pada kegiatan peringatan hari Kesehatan Nasional (16/11).

“Maka kami kumpul untuk persiapan tiga kegiatan tersebut. Selain sosialisasi, di dalam event ada instalasi foto. Ada foto-foto kegiatan yang nanti juga dipajang selama orang lapangan memberikan imunisasi. Jadi ajang ini punya makna, bukan sekedar foto-foto biasa tapi foto-foto penuh makna yang berisi semangat anak muda,” bebernya.

Program Officer Imunisasi GAPAI, Ita Mayang menaruh harapan besar pada anak muda. Pasalnya, ia yakin sasaran anak muda akan lebih luas karena lebih akrif menggunakan sosial. “Ya karena tujuan kita itu bukan hanya baik lisan tapi kita juga menyasar untuk media media sosial yang jangkauannya lebih luas,” ujarnya.

Ita katakan, untuk target yang disasar, ia berharap sebanyak-banyaknya yang akan dijangkau oleh para kaum muda. “Harus sebanyak-banyaknya dong karena inu anak muda. Apalagi tangan-tangan kita yang akan bergerak kan banyak karena ini kan pesan yang baik untuk masyarakat Papua terlebih khusus untuk anak-anak berumur 0 sampai 15 tahun,” tutupnya. [ayu]