‎Gubernur Fakhiri Lantik Pj. Sekda dan Dua Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Enam Komitmen Tata Kelola Pemerintahan

‎JAYAPURA, PapuaSatu.com – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, resmi melantik Lukas Christian Sohilait sebagai Pj. Sekda Papua menggantikan penjabat sebelumnya, Suzana Wanggai, F. Dani Korwa.

Selain Penjabat Sekda, Gubernur Fakhiri juga melantik ‎Mathius Hartono Wally sebagai Plt. Kepala Dinas Perhubungan Papua, ‎Mufli Musa’ad sebagai Plt. Kepala Bapperida Papua dan Emanuel Koroy sebagai Plt Kepala BPSDM Papua, F. Dani Korwa sebagai Kepala Inspektorat Papua, Ahmad Jalali sebagai Kepala Dinas Perpusatakaan dan Arsip Daerah Papua.

Selain itu, Gubernur juga melantik Yoas Imbenai, S.Ag.,M.Si sebagai Plt  Kepala Dinas Perdatangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Jimmy T sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua dan Oktovianus Verat Yawan, S.A.P sebagai Plt Kepala Bidang Perencanaan Pemberdayaan Aparatur BKD Papua.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Lukmen lantai 9 Kantor Gubernur Provinsi Papua, pada Kamis (20/11/2025) itu, menjadi pelantikan perdana Gubernur Fakhiri sejak dilantik oleh Presiden Prabowo periode 2025–2030.

Gubernur Fakhiri dalam amanatnya menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah komitmen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan akuntabel.

Oleh karena itu, pelantikan terhadap pejabat baru ini wajib melaksanakan enam hal yang penting untuk harus dilaksanakan sesuai apa yang telah dicanangkan Gubernur Papua, Pertama, Gubernur Fakhiri meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk memiliki integritas dan anti-korupsi, bekerja dengan jujur, transpran, dan bebas dari politik praktik.

‎Kedua, menekankan kepada pejabat baru untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif antarperangkat daerah sebagai kunci keberhasilan program.,  Ketiga, memastikan administrasi pemerintahan berjalan baik, termasuk pengelolaan keuangan, aset, dan kepegawaian sesuai prinsip akuntabilitas serta mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara.

‎Keempat, fokus pada dampak nyata, memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat langsung kepada masyarakat., ‎Kelima, melayani masyarakat dengan tulus dan menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas.

‎Keenam, menjadikan pemerintah sebagai perekat sosial untuk menciptakan harmoni dan kedamaian di Tanah Papua. ‎“Pelantikan ini telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan melalui rekomendasi Kepala BKN serta persetujuan Menteri Dalam Negeri,” tegas Fakhiri.

‎Gubernur Fakhiri menilai pelantikan ini sebagai langkah penting menuju Transformasi Papua Baru yang Maju, Cerdas, Sejahtera, dan Harmonis.

Gubernur Fakhiri menegaskan, berbagai tantangan yang harus dihadapi para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yakn, mulai dari penataan birokrasi, pengelolaan SDA berkelanjutan, isu keamanan, pengentasan kemiskinan, hingga penguatan kapasitas fiskal dan kualitas pelayanan publik.

‎“Saya membutuhkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Dalam memimpin saya ingin berlari, bukan diam di tempat. Jadi bagi pimpinan yang tidak mampu imbangi itu, selamat tinggal,” tegasnya.

‎Diakhir sambutannya, Gubernur Fakhiri mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemprov Papua untuk mendukung pejabat yang baru dilantik. “Sinergi, disiplin, dan profesionalitas adalah kunci menuju pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

‎Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyerahkan nota dinas surat perintah tugas kepada sejumlah pejabat Pelaksana Tugas (Plt.), yakni: ‎Oktovianus Ferat Yawan (Plt. Kabid Perencanaan dan Pembangunan Aparatur BKD), ‎Anton Yoas Imbenai (Plt. Kepala  Perdagangan dan Perindustrian Papua), ‎Suzana Wanggai (Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Papua), ‎Mathius Hartono Wally (Plt. Kepala Dinas Perhubungan Papua), ‎‎Mufli Musa’ad (Plt. Kepala Bapperida Papua), ‎Emanuel Koray (Plt. Kepala BPSDM Papua), ‎Jimmy (Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua). ‎[loy]