Gubernur Papua: TP PKK Punya Posisi Strategis Bangun Daerah Mulai dari Keluarga

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua menggelar Acara Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Papua di Aula Sarana Krida, Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Sabtu (30/05/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema besar “Bersama PKK Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus TP PKK, jajaran pimpinan daerah, serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Dalam sambutan tertulisnya, Penjabat Gubernur Papua menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun fondasi kemasyarakatan dari unit terkecil.

“Pemerintah Provinsi Papua meyakini bahwa pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang dimulai dari keluarga, tumbuh dari masyarakat, dan memberikan kesejahteraan bagi keluarga itu sendiri,” ungkap Gubernur.

Gubernur juga menambahkan bahwa TP PKK memiliki peran krusial yang tidak terpisahkan dari roda pemerintahan di bumi cenderawasih.

“Karena itu, posisi TP PKK sangat strategis dalam mendukung pembangunan Papua yang maju dan berkelanjutan. Peran ini selaras dalam mewujudkan visi-misi Pemerintah Papua, yaitu Papua yang Cerdas, Papua yang Sejahtera, dan Papua yang Harmonis,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Ketua TP PKK Provinsi Papua, Ny. Eva Mathius Fakhiri, menekankan pentingnya evaluasi dan refleksi bagi seluruh kader.

Menurut Ny. Eva Mathius Fakhiri saat membacakan sambutan tersebut, momen Hari Gerak PKK ke-54 ini harus menjadi batu loncatan untuk meningkatkan kualitas pengabdian.

Momen bersejarah ini wajib dijadikan motivasi guna meningkatkan semangat juang, kreativitas, dan sinergi para kader dalam menyukseskan program-program pokok PKK di tengah masyarakat.

Acara puncak ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas dedikasi PKK selama lebih dari setengah abad di tanah Papua.[yat]