Ini Rangkaian Kegiatan Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-VI 2022

46
Ketua Panitia Lokal KMAN Ke-VI 2022, Timotius Demetouw, saat memberi keterangan pers, Rabu (7/9/22).
Ketua Panitia Lokal KMAN Ke-VI 2022, Timotius Demetouw, saat memberi keterangan pers, Rabu (7/9/22).

SENTANI, PapuaSatu.com – Pihak Panitia Kongres Masyarakat Adat Nasional (KMAN) Ke-VI 2022 telah menetapkan agenda-agenda yang akan digelar di Kabupaten/Kota Jayapura.

Sebagaimana dipaparkan Ketua Panitia Lokal KMAN Ke-VI 2022, Timotius Demetouw, menjelang pembukaan yang akan digelar tanggal 24 Oktober 2022, panitia sudah dan sedang mempersiapkan, baik fisik maupun non fisiknya.

“Kami selaku panitia lokal sudah dan sedang melaksanakan beberapa kegiatan, baik sosialisasi, pendekatan dengan masyarakat, survai tempat-tempat yang akan dipakai untuk sarasehan maupun tempat peserta menginap,” ungkap Timotius Demetouw kepada awak media di Sentani, Rabu (7/9/22).

Dikatakan, pada Senin (5/9/22) panitia sudah turun ke wilayah Sentani Timur untuk melakukan pembangunan fisik, mulai dari Kampung Yokiwa, Ayapo, dan Nendali.

Dan di hari Selasa (6/9/22) panitia melanjutkan untuk wilayah tengah (Distrik Sentani), yaitu di Obhe Theys Eluay, Kampung Putali, Kampung Dondai, Kampung Bambar, dannterus hingga wilayah barat di Distrik Ebungfauw dan Distrik Waibu.

Dikatakan juga, bahwa kegiatan tanggal 24 Oktober akan diawali dengan devile (pawai) budaya dari seluruh masyarakat adat nusantara, dengan titik starnya di Lapangan Teys Eluay menuju Stadion SBY.

Di Stadion SBY peserta akan mengikuti acara pembukaan yang rencanya dibuka oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo.

“Dalam acara pembukaan itu pula akan ada penyerahan kodefikasi 14 kampung adat yang telah diserahterimakan oleh Menteri Dalam Negeri kepada Bupati Jayapura beberapa waktu lalu,” paparnya.

Kemudian juga ada penyerahan pemetaan batas-batas wilayah adat di Kabupaten Jayapura, dan juga ada pemberian hutan adat kepada masyarakat adat, dan berbagai rangkain kegiatan lainnya.

Setelah seremoni pembukaan dilanjutkan dengan dialog antara seluruh masyarakat adat peserta kongres dengan presiden dan menteri yang mendampingi.

Hari kedua (25 Oktober 2022), peserta masuk ke lokasi sarasehan di 12 titik, yang akan berlangsung dua hari (25-26 Oktober).

Dan pada tanggal 27 Oktober 2022, akan dilakukan rapat-rapat pleno di Stadion SBY selama tiga hari.

Dan pada akhirnya akan dilakukan penutupan berupa acara bakar batu pola nusantara sebagai simbol kebersamaan selama kongres berlangsung.

Bersamaan dengan KMAN, juga akan berlangsung perayaan HUT Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) Kabupaten Jayapura ke-9 tahun dan Festival Danau Sentani (FDS).

Juga akan ada hiburan di empat titik, dan panitia menyiapkan panggung hiburan, yang di sekitarnya juga akan ada pameran-pameran UMKM, yaitu di Pantai Khalkote, Jembatan Kuning (Jeku) di Kampung Ifale, Lapangan Theys Eluay, di depan Puspenka.[yat]