Jelang Sumpah Pemuda, Ali Kabiay Ajak Generasi Muda Papua Berpikir Kreatif Ekonomi

49

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober merupakan manifestasi dari kepeloporan untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa.

Dalam sejarah perjuangan bangsa, Sumpah Pemuda merupakan momentum historis yang teramat penting dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari mata rantai perjuangan bangsa Indonesia.

“Makna kehadiran Sumpah Pemuda merupakan manifestasi dari kepeloporan dan kepedulian untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia. Sumpah pemuda merupakan momentum sejarah yang teramat penting, karena telah berhasil menyatukan gerak langkah seluruh bangsa untuk melakukan perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme yang telah menjajah selama lebih dari tiga abad. Disamping itu,” ungkap Tokoh Pemuda Papua, Ali Kabiyai.

Dikatakan, Sumpah Pemuda juga telah memberikan motivasi baru bagi bangsa ini, untuk memperjuangkan nasib dan eksistensinya sebagai sebuah bangsa yang berdaulat, serta memberikan inspirasi terhadap seluruh anak bangsa untuk tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai upaya disintegrasi maupun kolonialisme dan imperialisme di era globalisasi.

Disinggung tentang pemikiran dan pendapatnya tentang anak muda papua kedepan, dirinya mengatakan sebagai anak muda generasi penerus bangsa harus mengerti sejarah kemerdekaan negara Indonesia.

“Sebagai anak muda Papua tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif, hindari hal-hal yang negative,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Ali, kalau kita mau maju mari kita mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah, dirinya memberikan contoh di luar negeri, anak-anak muda papua sudah sangat maju, mereka menyadari tantangan yang akan dihadapi kedepannya. Mereka sangat berkembang dan sangat berinofatif, mereka juga jarang sekali mengritik pemerintah dan bebicara soal politik.

“Pemuda papua di luar sana Mereka lebih cenderung berbicara soal ekonomi, dan berpikir bagaimana cara meningkatkan ekonomi mereka, saya baru saja pulang dari luar negeri dan saya melihat anak-anak muda papua di sana mereka sangat kreatif, maka dari itu saya mengajak pemuda-pemuda di tanah papua agar bisa seperti saudara-saudara kita di luar sana dimana mereka tidak berbicara soal politik dan hanya berusaha meningkatkan ekonomi,” terang Ali.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh pemuda yang ada di Tanah Papua, untuk bisa berinofatif dan mengembangkan dirinya dalam membangun papua dan negara Indonesia, karena kalau bicara papua merdeka hanya sia-sia, sudah banyak contoh orang tua kita yang berjuang untuk papua merdeka, tetapi pada akhirnya juga Kembali ke NKRI, jadi jangan buang dan sia-siakan waktu, imbuhnya.[redaksi]