Kabid Humas Imbau Warga Untuk Memperhatikan Waktu Aktifitas Yang Ditetapkan

0
77
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal,SH bersama Pdt. Mathan Ayorbaba, M.Th, dan DR. Hariman Dahrif saat berfoto bersama dengan sikap menolak Corona saat tampil sebagai narasumber pada dilalog interaktif dalam program Polisi Menyapa, Kamis (28/5/2020)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal,SH bersama Pdt. Mathan Ayorbaba, M.Th, dan DR. Hariman Dahrif saat berfoto bersama dengan sikap menolak Corona saat tampil sebagai narasumber pada dilalog interaktif dalam program Polisi Menyapa, Kamis (28/5/2020)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Seluruh masyarakat di Papua, diimbau untuk menaati keputusan pemerintah terkait pembatasan waktu beraktifitas di luar rumah selama pandemic Covid-19.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal,SH saat tampil sebagai narasumber pada dilalog interaktif dalam program Polisi Menyapa, dengan topik “Hikmah Lebaran di Masa Pandemi Covid-19” di RRI Pro 1 Jayapura, Kamis (28/5/2020) pagi.

Hadir juga sebagai narasumber pada acara tersebut, Pdt. Mathan Ayorbaba, M.Th, dari  FKUB Provinsi Papua dan DR. Hariman Dahrif dari MUI Provinsi Papua.

“Tak bosan-bosannya kami terus menghimbau kepada warga dengan adanya kesepakatan bersama Forkopimda Papua agar memperhatikan waktu aktifitas di luar rumah dengan baik, agar tidak terkena atau terjebak penyekatan yang aparat gabungan di lapangan,” imbau Kabid Humas.

“Hal ini bertujuan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, maka dari itu tepat pukul 14.00 WIT kami harapkan agar seluruh aktivitas masyarakat dihentikan,” imbuhnya.

Diakui, situasi dan kondisi di Provinsi Papua terkait Covid-19 sudah sampai pada angka 652 kasus positif.

“Mudah-mudahan apa yang direncanakan pimpinan pusat dan daerah terakit New Normal tentunya dampak positif negatifnya ada, tetapi pada tanggal 4 Juni akan dilakukan evalusai untuk mengambil kebijakan selanjutnya,” ujar Kamal.

Diterapkan New Normal sebagi kebijakan pemerintah pusat, adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, karena dari kepolisian sendiri jika ekonomi masyarakat terganggu tentunya akan menimbulkan atau muncul gangguan kamtibmas.

“New normal dalah normalisai seperti biasanya tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan, tujuannya tidak lain membangun ekonomi masyarakat dan ekonomi Negara,” jelasnya.

Dari pantauan di wilayah Kota Jayapura, kata Kabid Humas, Satgas Ops Aman Nusa II telah melaksanakan tugas dengan baik untuk mengawal pergerakan masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah untuk tidak beraktivitas di atas pukul 14.00 hingga 06.00 wit.

“Selamat Idul fitri 1441 H kepada seluruh saudara kami di mana saja dan dan tak lupa kami mengucapkan terimakasih atas kesungguhan untuk menjalankan himbaun pemerintah, yang mana telah melaksanakan ibadah di rumah masing-masing serta bersilaturahmi melalui media sosial yang saat ini kita dapat menggunakan teknologi modern,” ucapnya.

Dikatakan, saat ini Polda Papua tengah melaksanakan tiga Operasi Kepolisian, yakni Operasi Ketupat Matoa 2020 yang bertujuan untuk memantau arus mudik serta arus balik lebaran, Operasi Bina Kusuma dalam rangka menekan  premanisme dan Operasi Aman Nusa II dalam rangka penanganan Covid-19 di Provinsi Papua.

Dan untuk situasi Kamtibmas secara keseluruhan di wilayah hukum Polda Papua secara komulatif aman dan kondusif.

Di kesempatan tersebut, Pdt. Mathan Ayorbaba, M.Th, menyatakan apresiasinya kepada pemerintah dan gugus tugas yang dengan gencar memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang pencegahan penularan Covid-19.

Sementara itu, DR. Hariman Dahrif mengatakan, Covid-19 memberi banyak pelajaran.

“Himbauan pemerintah bahwa satu yaitu mengikuti ibadah di tempat masing-masing tetapi ada hikmahnya, yakni keluarga bisa beribadah di rumah bersama dan memperat hubungan dengan kelaurga,” ujarnya.[yat]