
SENTANI, PapuaSatu.com – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di papua menjadi pemicu bagi pemerintah maupun Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) di Papua, tak terkecuali bagi KONI Kabupaten Jayapura.
Hal itu didukung dengan hadirnya berbagai fasilitas olahraga bertaraf internasional, seperti sejumlah Stadion Olahraga di Kampung Harapan, di Komplek AURI dan di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura.
Karena itu, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring memiliki satu rancangan dalam pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Jayapura dengan menyesuaikan prkembangan ilmu dan teknologi (Iptek).
“Kita sedang mengembangkan olahraga di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura itu, dari cara berlatih konvensional, sekarang kita kembangkan untuk cara melatih secara sport science,” ungkapnya kepada wartawan di Media Center Kominfo Klaster Kabupaten Jayapura, Selasa (12/10/21).
Dengan memanfaatkan Iptek di bidang keolahragaan, pembinaan bukan hanya dilihat dari sisi latihannya saja, melainkan juga terkait asupan gizinya, keseimbangan antara kalori dan beban latihan bagi atlet, dan lain-lainnya.
Sehingga, kata Kornees Yanuaring yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura tersebut, sebelum turun bertanding sudah diketahui bagaimana kemampuan atletnya.
“Dengan sport science kemampuan atlet itu dapat terukur dengan baik, sehingga bisa diketahui atlet itu akan menang sebelum bertanding,” jelasnya.
KONI dan Pemerintah Kabupaten Jayapura pun sudah mengirimkan para guru olahraga dan dokter untuk belajar tentang sport science di Universitas Padjadjaran Bandung.
Selain itu, juga mulai menjaring bibit-bibit atlet dari cabor-cabor unggulan sejak jenjang pendidikan SMP.
Adanya venue-venue berkelas internasional memacu KONI dan Pemerintah Kabupaten Jayapura.
“Mau tidak mau hal tersebut harus dimanfaatkan oleh para insan olahraga di Papua,” tandasnya.
Namun, kata Korneles Yanuaring, sokongan anggaran yang kuat juga menjadi satu hal yang sangat penting.
Dan untuk itu, pihaknya berencana mendorong pengembangan sport tourism, maupun upaya menggandeng pihak ketiga, seperti BUMN dan pihak swasta.[yat]










