Kapolda Papua Resmikan Pilot Projeck Kampung Tangguh Papeda Di Kabupaten Keerom

0
151
Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpau saat berfoto bersama Bupati Keerom, Muhammad Markum, dan pejabat lainnya usai meresmikan Kampung Warbo, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom sebagai Kampung Tangguh Papeda
Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpau saat berfoto bersama Bupati Keerom, Muhammad Markum, dan pejabat lainnya usai meresmikan Kampung Warbo, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom sebagai Kampung Tangguh Papeda

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kampung Warbo, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom resmi menjadi pilot project Kampung Tangguh Papua Penuh Damai (Papeda) menghadapi pandemic Covid-19, Rabu (1/6/20).

Lounching tersebut, diresmikan oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpau, bersama Bupati Keerom, Muhammad Markum, yang diawali dengan kunjungan ke rumah isolasi pasien Covid-19 Kampung Warbo, untuk pengecek kesiapan dalam penangganan Covid-19.

Kapolda Papua bersama Waka Polda Papua dengan Bupati Keerom dan Ketua DPRD Kab. Keerom juga melakukan pengecekan dapur lapangan TNI – POLRI dan Apotek Herbal Kampung Warbo, serta melihat hasil olahan bahan makanan local serta kerajinan tangan, sebagai bagian upaya warga menjaga ketahanan pangan.

Bupati Keerom, Muh. Markum dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa dicanangkannya Kampung Tangguh Papeda Polda Papua, di Kampung Warbo tersebut sebagai momentum Polri kepada masyarakat Kabupaten Keerom, dalam rangka mengeliminasi masalah Covid-19.

“Dampak dari wabah Covid-19 ini mempengaruhi ekonomi, sehingga Pemda Kabupaten Keerom  telah mencanangkan program beberapa hektar penanaman jagung hibrida dan peternakan sapi guna dapat menunjang ekonomi rakyat, khususnya untuk Kabupaten Keerom,” ungkap bupati.

Kasus Covid-19 sendiri, telah tercatat mencapai 47 orang yang positif, sembuh 25 orang dan dirawat 22 orang.

“Giat Kampung tangguh ini dari pihak Polda dan Polres Keerom sudah melakukan kordinasi terkait rencana pembentukan Kampung Tangguh Papeda Polda Papua, kami pihak pemerintah daerah sangat merespon dengan baik,” tandas Bupati Markum.

Di kesempatan sama, Kapolda Papua Drs. Paulus Waterpau mengungkapkan, bahwa Pandemi Covid 19 sudah ditetapkan sebagai bencana nasional non alam, yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

“Untuk itu saya ingin mengajak agar kita semua bangkit melawan wabah ini sebagaimana himbauan Bapak Presiden dan jangan khawatir berlebihan, kita selalu melakukan social distancing, menggunakan masker, psychal distancing dan harus banyak mengkonsumsi vitamin dan berjemur banyak di matahari,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menghimbau  agar masyarakat  disiplin jika, dan bila tidak terlalu penting jangan turun ke kota, dikarenakan penyebaran wabah Covid 19 di Kota Jayapura sangat tinggi.

Untuk menyikapi masalah tersebut, dalam waktu dekat ini  Forkompimda Provinsi Papua akan melakukan rapat terkait penyebaran wabah Covid 19.

“Dengan dibentuknya Pilot Projeck Kampung Tangguh Pappeda ini dikarenakan ada beberapa kreteria untuk terbentuk Kampung Tangguh Papeda,” ungkap Kapolda Waterpauw.

“Sehingga pada kesempatan ini, saya secara pribadi dan Kesatuan mengucapkan terimaksih kepada Bupati Keerom beserta Para Pimpinan OPD Pemda Kabupaten Keerom dan masyarakat Kampung Warbo,” ujar Kapolda.

Lounching pilot project  Kampung Tangguh Pappeda di Kampung Warbo Arso 7 ditandai dengan pemukulan tifa oleh Kapolda Papua, serta penyerahan secara simbolis 6 ton beras Bantuan Kapolda Papua kepada masyarakat Kampung Warbo yang diterima oleh Kepala Kampung Warbo

Juga  ada penyerahan secara simbolis galon air oleh Bupati Keerom kepada Kepala Kampung Warbo dalam rangka penanganan penyebaran wabah Covid-19.

Para peresmian kapung tangguh tersebut juga diwarnai peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun yang diberikan oleh anggota TNI dalam rangka memperingati Hari Jadi yang ke – 74 Polri dengan dilanjutkan penyerahan Kue dari Kapolda Papua Drs. Paulus Waterpau kepada Anggota TNI yang diterima oleh Danramil Arso 1701 – 04 Mayor. Yuliana Yoku.[yat]