Keluarga Tidak Mau Peristiwa Meninggalnya Alm. Theys Eluay Dijadikan Komoditi Politik

Ondofolo Kampung Sereh Sentani, Yanto K. Eluay

OSENTANI, PapuaSatu.com – Peristiwa meninggalnya Alm. Dortheis Hiyo Eluay pada 10 Nopember 2001, oleh pihak keluarga tidak ingin dijadikan sebagai komoditi politik.

Hal itu sebagaimana penyampaian salah satu puteranya bernama Yanto K. Eluay, yang meneruskan jabatannya sebagai seorang Ondofolo Kampung Sereh, Sentani.

“Sehubungan dengan peringatan 19 (sembilan belas) Tahun meninggalnya orang tua kami yaitu Alm. Dortheys Hiyo Eluay tanggal 10 November 2020, kami selaku pihak keluarga hingga saat ini tidak ada merencanakan kegiatan dalam bentuk apapun dalam rangka memperingatinya,” ungkapnya di kediamannya, Sabtu (7/11/20).

Ditegaskan, bahwa peringatan meninggalnya Alm. Theis Eluay sepenuhnya merupakan hak dari keluarga untuk memperingatinya atau tidak.

“Sehingga orang lain di luar dari keluarga Eluay tidak berhak memaksa/mengintervensi keluarga kami untuk mengarahkan kami membuat suatu kegiatan dalam rangka memperingatinya,” tegasnya.

“Karena kami tidak menginginkan adanya isu pelanggaran HAM atas meninggalnya Alm. dijadikan komoditi politik oleh oknum kelompok tertentu,” tegasny lebih lanjut.

Apabila ada pihak yang melaksanakan kegiatan peringatan tersebut, kata Yanto pihak keluarga tidak bertanggungjawab atas kegiatan tersebut.[redaksi]