Kembali Diangkat Plt. Direktur, Aloysius Giyai : Sebelum PON RSUD Jayapura Harus Akreditasi Paripurna

0
211
Drg. Aloysius Giyai, M.Kes
Drg. Aloysius Giyai, M.Kes

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Setelah resmi menjabat kembali menjadi Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, Drg. Aloysius Giyai, M.Kes membeberkan visi misinya selama beberapa waktu ke depan.

Aloysius yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua ini menyebutkan bahwa, sebelum PON XX tahun 2020, RSUD Jayapura harus akreditasi Paripurna.

“Misi ini bukan bukan hanya tugas saya dan pokja RSUD Jayapura namum itu juga tugas pemerintah daerah,” kata Aloysius di ruang kerjanya di Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Senin (8/7/2019) siang.

Sebelumnya, saat menjabat sebagai Plt. Direktur RSUD Jayapura selama 5 bulan, ia mengaku telah berusaha menjadikan RSUD Jayapura sebagai RSUD akreditasi madya.

“RSUD Jayapura kan sudah dipending selama 1 tahun ini untuk mendapatkan akreditasi, waktu saya menjabat sebagai Plt. selama 5 bulan, RSUD Jayapura pun mendapatkan akreditasi madya,” katanya.

Meski mendapat akreditasi madya, ia cukup bangga karena paling tidak ada usaha dan bukti agar terus melalukan yang terbaik untuk RSUD Jayapura mendapatkan akreditasi.

“Meskipun akreditasi madya, target saya tahun ini harus naik jadi akreditasi utama. Dan tahun depan sebelum PON harus akreditasi paripurna,” ucapnya.

Maka ia berharap diakhir tahun nanti ada perubahan anggaran semua wajib di akomodir agar RSUD Jayapura bisa terakreditasi paripurna.

“Tidak boleh sembarangan karena kita malu dengan Kementerian Kesehatan yang telah merekomendasikan RSUD Jayapura untuk bekerjasama saat PON namun sistem rujukan dari RSUD Jayapura malah diberikan kepada RS Swasta,” harapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan kondisi RSUD Dok II saat ini seperti sarang laba-laba yang menyimpan banyak persoalan. Mulai dari manajemen pelayanan serta pasokan air bersih ke rumah sakit.

“Semua PR ini menguji profesionalisme saya. Karena itu, saya minta dukungan seluruh karyawan atau pegawai rumah sakit semua untuk tugas ini. Sebab memperbaiki rumah sakit ini tidak mudah. Butuh kerjasama, kekompakan, komitmen dari pimpinan hingga bawahan,” tutupnya. [ayu]