Kembali Terpilih Bupati-Wakil Bupati, Didimus -Esau Siap Lanjutkan Pembangunan Yang Lebih Sejahtera

Caption : Ketua KPU Kabupaten Yahukimo, Abakuk Iksomon saat menyerahkan SK penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Didimus Yahuli, S.H.,MH dan Esau Miram, S.IP di Swisbell-Hotel Jayapura, Jumat 7 Feberuari 2025.

JAYAPURA, PapuaSatu.comKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo secara resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 01, Didimus Yahuli, S.H.,M.H dan Esau Miram, S.IP sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Yahukimo untuk periode 2025-2030.

Penetapan pasangan Didimus Yahuli dan Esau Miran berlangsung pada rapat pleno yang dipimpim langsung oleh Ketua KPU Yahukimo, Abakuk Iksomon, yang dihadiri seluruh stakeholder Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat malam  7 Februari 2025 di Swisbell-Hotel Jayapura.

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Yahukimo nomor 10 tahun 2025 tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih kabupaten Yahukimo tahun 2025 itu dibacakan Sekretaris KPU Yahukimo, Papua Pegunungan.

Dalam bacaannya menyebutkan, memutuskan, menetapkan, keputusan KPU Kabupaten Yahukimo Tentang Penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati  terpilih yahukimo 2025.

“Kesatu, menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten Yahukimo nomor urut 1 sdr. Didimu Yahuli, S.H.,M.H dan sdr. Esau Miram,S.IP dengan perolehan suara sebanyak 184.575 atau 56,58% dari total suara sah,” katanya.

Usai penetapan pleno,  Didimus Yahuli bersama Esau Miram yang terpilih untuk kedua kalinya sebagai bupati dan wakil bupati Yahukimo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan proses pemilu yang berjalan lancar dan damai.

“Yahukimo sering disebut sebagai daerah merah atau zona merah dalam setiap presentasi, baik di lingkungan TNI, Polri, maupun KPU. Namun, kami telah membuktikan bahwa mitos itu tidak benar. Pemilu kali ini berjalan lancar, aman, dan tertib,” ujar Didimus.

Selain itu, Ia juga menceritakan tantangan menghadapi proses pemilu, seperti medan yang berat, cuaca yang tidak menentu, serta luas wilayah yang 3 kali lipat besar dari Jayawijaya.

“Hampir 90% transportasi yang kami gunakan adalah pesawat perintis. Namun, semua berjalan dengan baik berkat campur tangan Tuhan dan dukungan banyak pihak,” ungkapnya.

Didimus juga menyoroti perkembangan dalam proses demokrasi di Yahukimo.

“Orang Yahukimo telah belajar banyak dari setiap pemilu. Ini seperti kuliah politik tanpa SKS. Banyak anak muda yang belajar dan mengasah kemampuan mereka melalui proses ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Didimus menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan pemilu di Yahukimo.

“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Yahukimo, baik komisioner yang sudah menjabat maupun yang baru. Mereka telah bekerja dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran Bawaslu, Polri, dan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilu.

“Terima kasih kepada Kapolres dan Dandim 1715 yang telah mendampingi pelaksanaan pemilu dengan baik. Kolaborasi ini membuat Yahukimo menjadi penyumbang suara terbanyak dengan pleno yang lebih cepat,” ungkapnya.

Tak lupa, Didimus menyampaikan terima kasih kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala suku, KNPI, tokoh perempuan, serta organisasi lainnya yang turut berpartisipasi dalam mensukseskan pemilu. “Ini adalah hasil gotong royong kita semua,” tegasnya.

Didimus berharap, penetapan ini menjadi awal baru bagi pembangunan Yahukimo yang lebih maju dan sejahtera lagi.

“Kami akan terus bekerja keras untuk memenuhi harapan masyarakat Yahukimo. Mari kita bersama-sama membangun Yahukimo yang lebih baik,” pungkasnya. [loy]