
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai membuka secara resmi turnamen Waena Cup V, yang ditandai pemukulan Tifa dan tendangan ke gawang di lapangan Obokhouw Waena, Distrik Heram Kota Jayapura, Sabtu (01/03/2025).
Hadir dalam turnamen ini di antaranya, Sekretaris Kampung Waena, Maklon Mariai, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Viktor Mackbon, Wakil Ketua II MRP, MAx Abner Lhee, Sekretaris MRP, Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y Betaubun, Ketua DPR Kota Jayapura, Theos Revelino Beniqno Ajomi dan sejumlah panitia penyelenggara turnamen.
Dalam turnamen tersebut, panitia menggelarkan turnamen eksebisi mempertemukan All Star Persipura Versus All Star Waena.
Kepada wartawan, Ketua DPR Papua, Denny Bonai mengapresiasikan panitia turnamen Waena Cup V, dengan menghadirkan sebanyak 32 Tim untuk mengikuti turnamen.
Apresiasi ini juga disampaikan lantaran turnamen yang diselenggarakan liga kampung rasa nasional. “Ini luar biasa ya, Liga Kampung rasa nasional, karena yang ikut bukan hanya antar kampung tapi tim dari beberapa kabupaten. Ada kabupaten Jayapura, dari Provinsi Papua Selatan dan yang ikut juga berasal dari liga 1 dan 2. Ini benar-benar liga tarkam rasa nasional,” ujarnya.
Untuk itu, Denny Bonai berharap, melalui turnamen ini bisa mendapatkan bibit bibit untuk bisa bermain di tim tim besar seperti, Persipura, PSBS Biak, Persewa Waropen, dan tim tim luar Papua.

Dikatakan, semua mengetahui bahwa Papua merupakan gudang pemain terbaik sepak bola hingga ke kanca nasional. “Kita harapkan melalui turnamen bisa mendapatkan bibit terbaik dalam Pesepak bola,” katanya.
Pada kesempatan itu, Politisi Partai Golkar ini, memberikan apresias yang luar biasa baik kepada panitia maupun pemerintah Kampung Waena karena bisa melaksanakan turnamen ke V.
“Turnamen ini juga akan menjadi contoh bagi distrik distrik lainnya dan kabupaten di tanah Papua, karena sampai saat Turnamen Tetap eksis sampai turnamen ke 5,” kata Bonai.
Sementara itu, Ketua panitia, Steven R Hendambo menjelaskan, turnamen sepak bola cup Waena merupakan salah satu program pemerintah Kampung Waena untuk menghasilkan generasi muda yang berbakat untuk memperkuat iven besar di PON, liga, 3,2 dan liga 1.
“Turnamen ini dinikuti sebanyak 32 tim dengan total hadiah sebesar Rp 80 juta dan turnamen ini membuat regulasi yang mewajibkan setiap tiap tim yang terlibat harus memiliki pelatih yang berlisensi,” ujarnya.
Steven berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang untuk memenangkan pertandingan tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar tim dengan mengedepankan fair play dalam setiap bola.
‘Saya berharap semua tim tetap menjaga kekompakkan, bekerjasama dalam tim serta menjunjung tinggi nilai nilai sportifitas. “Ingat bahwa kemenangan sejati bukan hanya dilihat dari hasil akhir tapi bagaimana kita bertanding dengan penuh integritas dan rasa hormat pada lawan,’ imbuhnya.
Sekretaris Kampung Waena, Maklon Mariai, menyampaikan bahwa turnamen yang dilaksanakan ini menjadi momen penting di kampung waena, yaitu HUT kampung waena yang jatuh setiap tanggal 30 Maret. Itulah kita diselenggarakan nya turnamen inj. Kali ini ada perubahan besar karena panitia akan merekrut tim tim terbaik untuk bisa bermain di liga di Papua,”ujarnya.
Untuk itu, pesan Maklon, jadikan turnamen ini untuk memperjuangkan jika masuk persipura di kota Jayapura. “Kami sampaikan Terima kasih banyak, sehingga turnamen ini bisa berjalan dengan baik,” Pesannya.
Maklon menuturkan, anggaran untuk Turnamen ini berasal dari anggaran belanja daerah kampung dengan nilai sebesar Rp 200 juta. “Nanti kami akan serahkan setelah menyiapkan dokumen. Kami berharap untuk menjaga sportifitas dan juga meminta kepada kepolisian untuk membantu proses pengamanan ini,” harapnya. [loy]










