Kini Masyarakat Bisa Laporkan Peristiwa Bencana Lewat Aplikasi Sharelok Bemcana

33
Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) saat menunjukkan sistem monitoring dan pengelolaan laporan masyarakat melalui aplikasi Sharelok Bencana kepada Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro dan pejabat yang hadir usai simulasi di halaman Mapolres Jayapura, Kamis (4/8/22)
Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) saat menunjukkan sistem monitoring dan pengelolaan laporan masyarakat melalui aplikasi Sharelok Bencana kepada Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro dan pejabat yang hadir usai simulasi di halaman Mapolres Jayapura, Kamis (4/8/22)

SENTANI, PapuaSatu.com – Untuk mempercepat penanganan sebuah bencana, Direktorat Samapta Polda Papua me-lounching sebuah aplikasi berbasis digital yang bisa diinstal di handphone android, Kamis (4/8/22).

Lounching aplikasi yang dinamakan Sharelok Bencana digelar di halaman Mapolres Jayapura, dirangkaikan dengan apel Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dipimpin oleh Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, yang dihadiri Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang Siagian, Kapolres Jayapura, AKBP Fredericks W.A. Maclarimboen,SIK.

Melalui aplikasi yang bisa diunduh di Play Store tersebut, semua masyarakat bisa melaporkan secara realtime mengenai lokasi dan kondisi bencana, yang akan langsung diterima oleh TRC yang terdiri dari Kepolisian, TNI, BNPB, dan Basarnas, dan stakeholder terkait.

Kombes Pol. Sondang Siagian mengungkapkan bahwa tujuan utama pembuatan aplikasi tersebut adalah untuk dapat bertindak cepat dan tepat dalam menangani setiap peristiwa bencana yang terjadi.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk bagaimana melakukan suatu tindakan cepat ketika bencana alam itu terjadi,” ungkapnya kepada wartawan.

Melalui aplikasi tersebut, semua hal terkait bencana yang terjadi bisa dengan cepat dilaporkan, sehingga tim bisa dengan cepat dan tepat dalam memberi pertolongan.

Dikatakan, bahwa pelaporan melalui aplikasi tersebut diharapkan bisa diterapkan di seluruh kabupaten/kota di Papua.

Di kesempatan sama, Giri Wijayantoro mengungkapkan bahwa beberapa kali bencana yang telah terjadi, baik oleh alam maupun oleh manusia di Kabupaten Jayapura menjadi pengalaman berharga untuk kedepannya dapat disikapi agar penanganannya bisa lebih cepat dan tepat.

“Yang diharapkan di sini kita bisa mengikat di dalam satu kesepakatan menjadi satu komitmen, menjadi satu kebijakan yang harus kita sportif di dalam bagian itu,” ungkapnya.

Dalam hal ini ada kejelasan tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat dengan mudah dan cepat bergerak dalam penanganan musibah atau bencana yang terjadi.

“Apalagi sudah disiapkan aplikasi dari Pak Direktur Samapta Polda Papua, yaitu Sharelok Bencana,” ujarnya.

Diharapkan, kedepan tidak terjadi kebingungan ketika hendak ke lokasi bencana, dan dalam menentukan apa yang harus dilakukan masing-masing pihak terkait.[Yat]