KKB Berondong Konvoi Bus Karyawan PT. Freeport di Mile 53, Kapolda Turun TKP

0
574
Caption : Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw didampingi Kasatgas Amole dan Kapolres Mimika, turun langsung menuju TKP penembakan Bus milik PT. Freeport Indonesia tersebut.
Caption : Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw didampingi Kasatgas Amole dan Kapolres Mimika, turun langsung menuju TKP penembakan Bus milik PT. Freeport Indonesia tersebut.

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Kelompok Kriminal Bersenjata berondong konvoi karyawan Bus PT. Freeport Indonesia dengan nomor lambung Bus 487 dan 419, Senin (13/01/2020) pagi.

Data yang diperoleh PapuaSatu.com, penemabakan itu terjadi pada pukul 08.40 WIT saat rombngan berangkat dari arah Tembagapura menuju arah Timika.

Dalam perjalan tiba-tiba terdengar suara letusan sebanyak 5 kali dan mengenai 2 Bus bagian belakang dalam konvoi. Di perkirakan penembak berada di posisi ketinggian dan langsung melarikan diri ke arah Sungai.

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw didampingi Kasatgas Amole dan Kapolres Mimika, turun langsung menuju TKP penembakan Bus milik PT. Freeport Indonesia tersebut.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menjelaskan, Kapolda bersama rombongan tiba di lokasi kejadian, Senin 13 Januari 2020 pukul 10.43 WIT.

“Kehadiran pak Kapolda untuk mengecek langsung tempat kejadian perkata penembakan Bus Milik PT Freeport Indonesia yang diduga ditembaki oleh KKB,” ungkap Kabid Humas kepada PapuaSatu.com via selulernya tadi sore.

Dari hasil data sementara, Kamal menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam insiden penembakan tersebut. Namun kerugian materil 1 (satu) bus mengalami pecah Kaca, sedangkan Bus lainnya mengalami bekas tembakan di 2 titik.

“Langkah kepolisian yang diambil adalah melakukan olah TKP, melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata, melakukan koordinasi dengan PT. Freeport Indonesia terkait pelaksanaan pengamanan di area tambang,” ujarnya..

Kendati demikian, tegas Kamal, bahwa saat ini tim gabungan TNl-Polri masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga setelah melakukan penembakan melarikan diri ke dalam hutan. “Sementara untuk situasi pasca penembakan di area tambang PT. Freeport masih dalam kondisi aman kundusif,” ujarnya. [loy]