KKB Sempat Berupaya Hambat Proses Evakuasi Jenazah Serka Sahlan Dengan Menembaki Pesawat

124
Pesawat Dabi Air PK DPG yang sempat ditembaki KKB di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya untuk menghambat proses evakuasi jenazah Serka Sahlan, Jumat (18/9/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan Satgas Apter Koramil Hitadipa terjadi di Kampung Sugapa Lama Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya pada Kamis (17/9/20) sekitar pukul 14.20 WIT.

Satu anggota TNI atas nama Serka Sahlan dilaporkan tewas dengan luka tembah dan tebasan parang di wajahnya.

Aparat gabungan TNI/Polri pun berupaya melakukan evakuasi ke Nabire dan akan dilanjutkan ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan.

Proses evakuasi yang dilakukan hari Jumat (18/9/20) pukul 09.22 Wit, jenazah Alm. Serka Sahlan dari Bandara Bilorai Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya ke Kabupaten Nabire menggunakan Pesawat Rimbun Air PK OTJ.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, sebelum Pesawat Rimbun Air PK OTJ tiba di Bandara Bilorai untuk mengevakuasi Alm. Serka Sahlan, pada pukul 08.38 Wit sempat terdengar bunyi tembakan sebanyak 2 kali terhadap Pesawat Dabi Air PK DPG dari ketinggian, yang diperkirakan dari ujung Bandara Bilorai dengan jarak kurang lebih 300 meter dari runway, namun tidak mengenai badan pesawat.

Kabid Humas menambahkan bahwa tembakan yang diduga dilakukan oleh KKB untuk menghambat proses evakuasi Alm. Serka Sahlan dari Kabupaten Intan Jaya ke Kabupaten Nabire.

“Saat diperiksa, tidak ditemukan bekas tembakan di badan pesawat Dabi Air tersebut,” ungkapnya kepada wartawan di Mapolda Papua, Jumat (18/9/20).

Dikatakan, aparat gabungan TNI/Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan.

“Personel masih melakukan pengamanan di sekitar Kota Sugapa untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” jelasnya.[yat]