Kodam XVII/Cenderawasih Berduka Atas Jatuhnya Korban Masyarakat Dampak Kontak Tembak antara Satgas Gakkum dengan KSB

0
305
Caption : Dua anggota TNI saat melakukan pertolongan salah satu warga terkena tembak atas kontak tembak di di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak-Papua, pada Senin (17/9/2019).
Caption : Dua anggota TNI saat melakukan pertolongan salah satu warga terkena tembak atas kontak tembak di di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak-Papua, pada Senin (17/9/2019).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Peristiwa kontak tembak antara Satgas Gakkum Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak-Papua, pada Senin (17/9/2019), mengakibatkan sejumlah warga masyarakat terkena tembakan.

Insiden kontak tembak tersebut, 7 orang ditemukan mengalami luka tembak, 4 diantarnaya mengalami luka-luka dan 3 orang lainnya meninggal dunia. Atas kejadian itu, tim gabungan bersama masyarakat bergegas melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Ilaga untuk menerima perawatan medis.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol CPL Eko Daryanto saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa kontak tembakan antara Satgas dan KSB tersebut.

“Atas kejadian ini, Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat Kampung  Olenki, Ilaga atas jatuhnya korban masyarakat sebagai dampak dari kontak tembak tersebut,” kata Kapendam kepada PapuaSatu.com via selulernya, Rabu (18/09/2019) malam.

Kapendam menuturkan bahwa Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab akan berkoordinasi dengan Kapolda Papua untuk membentuk tim guna melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

“Bapak Pangdam juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya operasi pengejaran terhadap Kelompok Separatis Bersenjata OPM untuk menghindari jatuhnya korban di pihak masyarakat,” ujar dia.

Sambil menunggu hasil investigasi, lanjut Kapendam bahwa Pangdam XVII/Cenderawasih telah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi dan terpengaruh informasi sepihak dari kelompok OPM.

“Kodam XVII/Cenderawasih tidak henti-hentinya mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk menjaga kondusifitas demi tercapainya kedamaian di Tanah Papua,” paparnya.

Kapendam menjelaskan, peristiwa kontak senjata tersebut berawal, Selasa (17/8/2019) telah terjadi kontak tembak antara Satgas Gakkum gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) OPM dari kelompok Militer Murib di Kampung  Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak-Papua

“Kontak tembak terjadi ketika KSB mulai menembak secara sporadis ke arah tim gabungan yang sedang mendekat posisi kelompok tersebut di sebuah honai yang berada di dekat sungai.  Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kelompok KSB melarikan diri berpencar ke arah hutan sambil terus menembak secara sporadis (tidak terarah),” jelasnya.

Usai kontak tembak, lanjut Kapendam,  tim gabungan menemukan 7 orang masyarakat yang dalam kondisi luka tembak, diantaranya tiga ornag meninggal dunia yakni, Tekiman Wonda (33 thn), Edison Mom (remaja ), dan Rudi Mom (balita).

Sedangkan korban luka-luka masing-masing bernama Topina Mom (36 thn), Ny Tabuni (37 thn), Ny Herina Kinal (32 thn), dan Yefrina Mom (16 thn). “Para korban langsung di evakuasi oleh tim gabungan dan masyarakat setempat ke puskesmas untuk melakukan pengobatan secara medis,” ujarnya. [loy]