
SENTANI, PapuaSatu.com – Setelah sebelumnya mengunjungi Distrik Kaureh, Senin, 14/7/2025, Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Jayapura Haris R. Yocku, S.H., bersama asisten Setda dan kepala OPD melakukan kunjungan kerja ke pada beberapa kampung yang berada di Distrik Waibu.
Kampung Doyo Lama menjadi kampung pertama yang dikunjungi, dengan mendengar dan menerima langsung aspirasi masyarakat.
Aspirasi warga kampung Doyo Lama, sebagaimana disampaikan Kepala Kampung Doyo Lama, Aser Samuel Marueri, diantaranya adalah, pemekaran Kampung Doyo Lama, yang saat ini ada tiga keondoafian di dalamnya.
Sehingga, warga meminta agar setiap Ondoafi bisa menduduki sebagai kepala kampung untuk masing-masing wilayahnya.
“Dengan tujuan agar tidak terjadi kesenjangan sosial, kecemburuan sosial, karena saat ini kami memiliki satu kampung, tetapi ada tiga Ondoafi,” ungkapnya.
Berikutnya adalah terkait dengan peringatan HUT Injil Masuk di Kampung Doyo Lama, Pencairan Dana Alokasi Kampung yang belum diterima hingga saat ini, serta pembangunan talud gereja yang menjadi pergumulan masyarakat selama ini.
Sementara itu, Ondoafi Kampung Doyo Lama menyatakan komitmennya untuk mengembangkan perekonomian melalui budidaya ikan dengan teknik keramba apung.
Selain itu, Ondo juga menyampaikan aspirasi agar ada pembinaan khusus untuk anak-anak muda agar bisa lolos saat mengikuti tes untuk menjadi anggota TNI maupun Polri.
Di kesempatan tersebut, Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan semua aspirasi dari masyarakat di Kampung Doyo Lama, akan ditampung, untuk dapat dilaksanakan di Tahun 2026 karena APBD tahun 2025 sudah ditetapkan sebelum ia dilantik.
“Segala persoalan atau aspirasi yang disampaikan kami tampung, diupayakan akan dijawab pada tahun 2026,” jelas Bupati.
Dalam kunjungan kerjanya, Bupati dan Wakil Bupati juga memberikan bantuan beras dan benih ikan kepada masyarakat.[yat]










