Lantik 19 Kepala Kampung, Bupati Keerom Ingatkan Kelola Dana Kampung dengan Baik

0
354
Caption: Bupati Keerom Muh. Markum saat melantik 19 kepala kampung di Aula Bupati Keerom, Kamis (12/12/2019). Foto : Alfred/PapuaSatu.com.
Caption: Bupati Keerom Muh. Markum saat melantik 19 kepala kampung di Aula Bupati Keerom, Kamis (12/12/2019). Foto : Alfred/PapuaSatu.com.

KEEROM, PapuaSatu.com – Bupati Keerom Muh. Markum secara resmi melantik 19 kepala kampung yang telah terpilih dalam pemilihan kepala Kampung yang diselenggarakan belum lama ini.

Pelantikan yang berlangsung, Kamis (12/12/2019) di aula Bupati Keerom ini, kepala kampung diingatkan untuk mengelola dana kampung secara efisien, bermanfaat dan akuntabel. Sehingga tujuan pelaksanaan dana kampung bisa merubah wajah kampung menjadi lebih baik.

“Kepala Kampung harus laksanakan tanggaungjawabnnya dan harus mengelola dana kampung dengan baik. Itu amanat dari pemerintah kepada kepala kampung untuk membangun kampungnya. Pembangunan saat ini terpusat di kampung yang harus dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati dalam pesannya saat memberikan sambutan setelah melantik para kepala kampung.

Dalam pemerintahan di kampung, Bupati menambahkan, kepala kampung tidak boleh berjalan sendiri, karena walaupun areal pemerintahan yang kecil, di kampung ada juga lembaga-lembaga lainnya yang harus turut dilibatkan dalam pembangunan.

Untuk itu Bupati berharap kerjasama antara kepala kampung dan kepala badan musyawarah kampung (bamuskam) bisa berjalan dengan baik. Sehingga melahirkan ide dan kreasi untuk membangun kampung melalui dana kampung yang telah dikucurkan.

“Kepala kampung ingat, di kampung ada Bamuskam yang wajib dilibatkan. Jangan jalan sendiri tapi musyawarahkan ide apa yang akan dilakukan di kampung. Karena kepala kampung dan bamuskam adalah perangkat pemerintahan kampung yang harus berjalan dengan baik,” paparnya.

Selain itu, Bupati Markum juga mengungkapkan, tahun depan dirinya akan menaikkan Alokasi Dana Kampung (ADD) sebesar 26 persen yang bersumber dari APBD Keerom. Sehingga kedepan kampung akan mengelola jumlah anggaran yang tidak sedikit, maka sangat diperlukan kepala kampung yang mampu melaksanakan proses pembangunan yang bersektor pada kebutuhan masyarakat di kampung.

“Saya pastikan alokasi dana kampung tahun depan naik. Ingat ini amanat yang harus dijalankan. Pembangunan di kampung harus berjalan, kepala kampung dan bamuskam berserta masyarakat musyawarahkan apa yang mau dibangun di kampung,” bebernya.

Sementara itu 19 kepala kampung yang baru saja dilantik, Bupati berharap dapat melaksanakan roda pemerintahan kampung dengan arif dan bijaksana. Sehingga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat bisa direalisasikan dalam wujud pembangunan dan kemandirian kampung.

“Bapak-bapak sekalian yang baru saja dilantik, tugas kepala kampung sangat berat, jalankan dengan benar. Karena kita ikut pemilihan kepala kampung berarti sudah berkomitmen untuk membangun kampung,” paparnya. [alf]