
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam sepekan terakhir, 8–14 Desember 2025, Pemerintah Provinsi Papua memusatkan kerja pemerintahan pada satu tujuan utama: memastikan masyarakat Papua menyambut Natal dengan tenang, kebutuhan dasar terpenuhi, serta pembangunan strategis tetap berjalan selaras dengan agenda nasional Presiden Republik Indonesia.
Berbagai kebijakan dan langkah yang diambil tidak bersifat seremonial, melainkan menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari transportasi, energi, pangan, keamanan, hingga pendidikan.
Salah satu program utama adalah peluncuran Kartu Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Program ini menjamin transportasi darat dan laut gratis, bersubsidi, serta dilengkapi asuransi, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir Papua. Kebijakan ini bertujuan memastikan biaya transportasi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga saat Natal.
Di sektor energi, Pemerintah Provinsi Papua mendorong percepatan penyusunan Rencana Umum Energi Daerah (RUED). Langkah ini mendapat apresiasi dari Dewan Energi Nasional dan Kementerian ESDM, sekaligus menegaskan posisi Papua sebagai bagian penting dari agenda ketahanan dan transisi energi nasional. Program tersebut sejalan dengan visi Gubernur Papua, Papua Terang, yang menempatkan energi sebagai fondasi layanan publik.
Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Papua juga memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM dalam kondisi aman. Pemerintah menyalurkan beras SPHP sebanyak 580 ton untuk Papua dan daerah otonomi baru, bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Polri, serta pemerintah pusat, guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.
Aspek keamanan turut menjadi perhatian utama. Dalam sepekan ini, sinergi dengan Polri dan BIN diperkuat melalui kunjungan Wakapolri serta konsolidasi pengamanan, guna memastikan perayaan Natal berlangsung aman dan kondusif.
Di bidang pendidikan, Gubernur Papua melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membahas penguatan kualitas sumber daya manusia Papua. Pemerintah menegaskan komitmen agar anak-anak Papua memperoleh akses pendidikan yang setara dan relevan demi masa depan daerah.
Selain itu, Papua juga diperkuat posisinya sebagai etalase Indonesia di kawasan Pasifik melalui dialog dengan perwakilan negara sahabat, menegaskan peran strategis Papua di tingkat nasional dan regional.
Gubernur Papua turut hadir langsung dalam berbagai perayaan Natal bersama jemaat dan masyarakat, baik di kota maupun kampung. Bantuan sosial diserahkan dan pesan damai disampaikan sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.
Dalam pembahasan APBD 2026, Gubernur menegaskan kebijakan efisiensi belanja dan fokus pada pelayanan publik. Setiap anggaran diarahkan agar memberi dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat, terutama di tengah keterbatasan fiskal.
Pemerintah Provinsi Papua juga terus membuka ruang dialog dan audiensi dengan masyarakat. Sejumlah keputusan strategis diambil, termasuk rencana relokasi Kantor Badan Perbatasan Papua yang kerap terendam banjir, demi menjamin efektivitas pelayanan publik.
Melalui Lapor Rakyat Sepekan ini, Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan pertanggungjawaban terbuka kepada masyarakat. Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus bekerja nyata, menjaga Papua tetap aman, terhubung, dan berpihak pada kepentingan rakyat, sejalan dengan agenda nasional dan visi misi Gubernur menuju Papua yang cerah.










