Makan Ulat Sagu Warnai Penutupan Festival Colo Sagu

21

SENTANI, PapuaSatu.com – Festival Colo Sagu yang berlangsung di Jalan Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, resmi ditutup hari Kamis (29/06) malam.

Festival yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 77, diselenggarakan Polres Jayapura bersama pemuda serta didukung pemerintah daerah dan beberapa sponsor yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 26 hingga 28 Juni 2023 resmi berakhir.

Penutupan yang berjalan lancar dengan dihadiri tamu undangan diantaranya Kapolda Papua yang diwakili Irwasda Kombes. Pol. Alfred Papare, S.IK, Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH selaku penggagas Festival Colo Sagu, Pj. Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si, Forkopimda, para Ondofolo dan tamu undangan serta masyarakat yang terlihat antusias menonton acara penutupan.

Irwasda Polda Papua Kombes. Pol Alfred Papare, S.IK yang diutus langsung Kapolda Papua untuk menyaksikan penutupan Festival Colo Sagu mengatakan apresiasi diberikan bapak Kapolda kepada tim kreasi atau panitia yang bisa mengemas acara tersebut, sehingga bisa melibatkan komponen atau elemen masyarakat yang ada.

“Kita lihat pemerintah hadir, mama – mama Papua hadir, para pengusaha dan lebih hebat lagi ternyata yang terlibat menata semua acara ini adalah anak – anak muda, ini yang memang diinginkan oleh kita semua artinya setuju dengan mama – mama Papua bahwa tidak hanya dengan momen ini saja tapi setiap momen mereka ingin dilibatkan, karena kita tau bersama bapak Presiden kan punya perintah seperti itu setiap kegaitan apapun agar melibatkan masyakarat atau UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan mereka juga, selanjutnya bapak Kapolda mengundang mama – mama ini untuk datang pada acara malam panggung prajurit di Mako Brimob Kotaraja, jadi mereka datang hanya dengan membawa sagu tapi kita sudah beli semuanya,” ungkapnya.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH usai kegiatan Festival dalam wawancaranya bersama awak media mengatakan, festival ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat terutama dari aspek sosial budaya.

“Kita punya begitu banyak potensi yang ada di Kab. Jayapura, salah satunya sagu merupakan potensi yang cukup baik, sehingga kita angkat sagu ini, supaya menghidupkan kembali UMKM – UMKM yang berbahan dasar sagu, hanya satu tujuannya kesejahteraan, kita mengacu pada semua program pemerintah salah satunya menekan laju inflasi, bagaimana kita menekan inflasi dengan menghidupkan kembali potensi – potensi lokal khususnya di kuliner yang kita ambil adalah pangan lokal utamanya sagu sehingga menjadi latar belakang kami dalam mengadakan Festival Colo Sagu ini,” ucapnya.

Sementara Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si saat diwawancarai terkait suskesnya Festival Colo Sagu serta apa dukungan pemerintah mengatakan bahwa ada pemilik hotel pemilik restoran sebagai mitra.

“Jadi ini akan terus kita budayakan, salah satunya kita ada acara colo sagu usai apel pagi setiap hari senin, tidak hanya itu saat kegiatan – kegiatan raker di hotel yang kita sajikan sekarang sagu dengan kopi dengan teh, jadi ini akan kita galakan terus tidak hanya sekedar iven – iven hari ini tapi untuk seterusnya,” tutupnya.

Disela – sela acara penutupan saat dialog interaktif terkait Sagu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius M. Ayorbaba, SH.,M.Si menyerahkan langsung hak merk “Colo Sagu” yang dimiliki oleh Kapolres Jayapura dan sudah terdaftar di Kemenkumham.[yat]