Masyarakat Adat di Kabupaten Dogiyai Nyatakan Sikap Siap Dukung OTSUS, DOB, dan Pembangunan Polres di Wilayahnya

DOGIYAI, PapuaSatu.com – Otonomi Khusus dan Pemekaran Daerah Otonomi Baru yang menjadi program pemerintah pusat untuk Papua tidak jarang mendapat penolakan dari beberapa kelompok pro kemerdekaan Papua yang mengatasnamakan masyarakat Papua.

Namun tidak demikian untuk masyarakat adat Dogiyai, yang justru lebih memilih untuk mendukung Otonomi Khusus dan adanya pemekaran daerah otonomi baru.

Dukungan tersebut, dinyatakan oleh masyarakat adat Kabupaten Dogiyai, dengan mengeluarkan pernyataan sikap mendukung sepenuhnya Otonomi Khusus dan juga pemekaran daerah otonomi baru.

Dalam pernyataan sikap yang diterima PapuaSatu.com, Kamis (29/04/21), bahwa masyarakat adat Dogiyai yang diketuai Yopie Degey menyatakan bahwa sepenuhnya masyarakat adat Dogiyai mendukung penuh Otonomi Khusus di Papua dan juga pemekaran daerah otonomi baru.

Dukungan penuh tersebut diberikan karena masyarakat adat Dogiyai menganggap bahwa selama ini Otonomi Khusus berjalan sangat baik dalam membantu pembangunan di Papua terutama di wilayah adat Dogiyai.

Selain dua point penting tersebut, masyarakat adat Dogiyai juga memberikan dukungan penuh untuk segera dibangunnya Polres di wilayah Dogiyai, karena mereka menilai sudah sepatutnya Dogiyai memiliki kantor kepolisian sendiri setingkat Polres, sehingga ketika ada kejadian – kejadian yang mengganggu situasi Kamtibmas di wilayah Dogiyai, mereka tidak perlu menunggu lama lagi aparat Kepolisian datang dari Nabire.[red]