Menangkan PSU, BTM-CK Siap Dilantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Calon Gubernur dan wakil Gubernur Papua Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M- Drh. Constan Karma bakal siap dilantik setelah berhasil meraih suara terbanyak dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua 2025.

‎Pasangan nomor urut 01 BTM–CK memperoleh 50,72% atau 259.886 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 memperoleh dukungan 49,28% atau 252.507 suara.

‎Angka ini menunjukkan selisih suara sebanyak 1,44% atau 7.379 suara, sehingga BTM-CK layak dan siap dilantik untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Periode 2025-2030.

‎Hasil tersebut disampaikan langsung oleh calon Gubernur Papua Dr. Drs. Benhur Tomi Mano M. M didampingi Wakilnya drh. Constan Karma bersama tim Koalisi dan tim pemenangan BTM-CK pada konfrensi pers di Kantor DPD PDIP, Kotaraja-Papua, Jumat (8/8/2025).

‎BTM panggilan akrabnya itu menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh rakyat Papua yang telah berpartisipasi meskipun dalam suasana yang penuh tekanan dan intimidasi.

‎”Rakyat Papua tetap datang dengan keberanian yang tidak bisa dimanipulasi. Suara Anda bukan sekedar hak, tetapi kehormatan,” ujar BTM.

BTM juga menyampaikan terima kasih kepada partai pengusung PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), serta seluruh tim pemenangan, relawan, dan saksi di lapangan yang telah berjuang di tengah medan yang berat.

‎Dari hasil data internal tim pemenangan BTM-CK, Ia menjelaska  bahwa pasangan nomor urut 1 memperoleh 50,72% suara (255.886 suara), unggul tipis dari pasangan nomor urut 2 yang meraih 49,28% suara (248.507 suara). Selisih suara tercatat sebesar 1,44% atau 7.379 suara.

Dengan kemenangan hasil perolehan suara ini, BTM menyerukan kewaspadaan terhadap tahapan rekapitulasi berjenjang yang akan dilakukan oleh KPU Papua.

“Kita harus waspada karena demokrasi bukan hanya soal suara di TPS, tapi juga tentang bagaimana suara itu dijaga, dicatat, dan diumumkan,” tegasnya.

‎Secara pribadi, BTM memberikan penghargaan kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang menjadi basis kemenangan serta kepada insan pers yang telah setia mengawal perjalanan panjang pasangan BTM-CK.O

Oleh karena itu, Walikota Dua periode ini mengajak seluruh rakyat Papua untuk terus menjaga suara dan mewaspadai upaya sistematis untuk mengubah dan memanipulasi kehendak rakyat.

“Suara kita harus dijaga bukan dengan amarah, tetapi dengan kehadiran rakyat yang waspada di setiap tahapan,” sambung BTM.

Pada kesempatan itu, BTM mengingatkan kepada KPU dan Bawaslu untuk menjaga amanat rakyat dan tidak mengabaikan kepercayaan demi tekanan kekuatan tertentu.

Bahkan kepada Kepolisian Republik Indonesia agar tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga martabat demokrasi. “Jangan sampai institusi yang seharusnya melindungi rakyat, justru terseret ke dalam tarikan politik tertentu,” tegasnya.

BTM memberikan perumpamaan, ini ibarat api dalam sekam dan Kita tak ingin bara itu menyala menjadi konflik.

‎”Maka hari ini, kami bicara bukan dengan amarah, tapi dengan kesadaran.

‎Bukan dengan kekerasan, tapi dengan bukti. Bukan pula untuk menjatuhkan, tapi untuk mengingatkan: bahwa rakyat Papua telah memilih. Hargailah itu, ” tukasnya.

‎Kendati demikian, BTM menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah menjaga stabilitas selama proses PSU berlangsung. “Semoga semangat netralitas dan profesionalitas TNI tetap menjadi teladan bagi semua unsur bangsa,” imbuhnya.

‎Usai konfrensi pers, BTM-CK disambut seluruh masyarakat dan pendukung, dan diarak di halaman Kantor DPD PDIPdengan suasana baru. [loy]