Miris! SD Inpres Yoka Masuk Dalam Daftar Blacklist

0
115
Baltasae Kreuta, SE, M.Si
Baltasae Kreuta, SE, M.Si

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Ketua Peduli Pendidikan Kampung Yoka, Baltasae Kreuta, SE, M.Si mengungkapkan bahwa pendidikan di kampung Yoka sangat memprihatinkan.

Pasalnya, SD Inpres Yoka tersebut sudah masuk dalam daftar blacklist alias terancam ditutup lantaran proses belajar mengajar di sekolah tersebut tidak sesuai harapan dari masyarakat setempat, sehingga sebagian besar anak-anak sekolah yang berasa sekolah lebih memilih sekolah diluar.

“80 persen anak dari kampung Yoka malah sekolah diluar Yoka. Terlebih lagi sekolah ini hampir ditutup, saya sebagai alumni SD Inpres Yoka merasa saya harus menjaga sekolah ini dan berusaha agar sekolah bisa kembali aktif,” jelasnya.

Ia menjelaskan,  dari beberapa keluhan masyarkaat setempat bahwa tenaga guru kurang di SD Inpres Yoka. “Guru di SD Impres Yoka hanya 5 orang yang berstatus sebagai PNS tetapi hanya 3 orang yang aktif yaitu Kepala Sekolah, Bendaraha dan 1 orang guru pindahan,” jelasnya belum lama ini.

Anehnya, lanjut dia, guru honorer bisa berstatus sebagai wali kelas bahkan wali kelas dari 2 kelas berbeda dan itu tidak sesuai aturan yang ada.

Untuk itu,  dirinya mendirikan literasi kampung untuk membantu mendongkrak kualitas pendidikan pada masyarakat kampung Yoka. [ayu]